Pulau Tambelan Dapat Kucuran Dana Rp160 M

oleh -239 views
Pulau Tambelan 
TANJUNGPINANG, HR – Pulau Tambelan adalah salah satu pulau terluar yang masuk ke Kabupaten Bintan. Pada tahun 2015 ini, pulau tersebut mendapat kucuran dana sebesar Rp 160 M, yang bersumber dari APBD Bintan dan Kepri, serta APBN.
“Kalau dihitung-hitung dari APBD Kabupaten Bintan, APBD Provinsi Kepri, dan APBN, dana yang masuk ke Tambelan tahun ini mencapai Rp 160 miliar. Dana yang sangat besar untuk sebuah pulau terdepan,” kata Ansar, saat berkunjung ke Tambelan,Kamis (30/4) kemarin.
Jadi, kata Ansardengannada guyon,” Pulau Tembelan tidak bisa dipandang sebelah mata dan jangan pernah meremehkannya, karena mendapat perhatian khusus dari pemerintah”. Kendati diucapkan dengan seloroh, bukan berarti omongan Ansar sekadar bualan belaka. Selama dua periode sebagai Bupati Bintan, Ansar sudah mengupayakan sejumlah pembangunan fasilitas dan peningkatan sarana di Tambelan.
Satu contoh kecil, adalah ketersediaan mobil sekolah yang setara dengan yang ada di daerah perkotaan. “Tambelan ini mobil sekolahnya saja sudah sama dengan yang ada di Kijang. Apa yang ada di kota, juga harus ada di Tambelan,” lontar Ansar disambut hiruk tepuk tangan warga.
Tiap tahunnya, APBD Kabupaten Bintan mengalokasikan dana untuk Pulau Tambelan tak kurang dari Rp 16 miliar. Bahkan ketika anggaran tahun ini defisit, Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Kecamatan Tambelan tak mengalami pemangkasan.
“Kecamatan yang lain amat terpaksa mesti dirasionalisasi atau dipangkas. Tapi, tidak buat Tambelan,” ujar Ansar. Bahkan, tahun 2015 ini boleh menjadi tahun yang fenomenal buat Pulau Tambelan. Sebab, lobi Bupati Ansar dan wakilnya Khazalik, dari tingkat provinsi hingga nasional, membuahkan hasil menggembirakan. “Tambelan mendapat alokasi dana Rp 160 milyar,” ujarnya.
Dana sebesar itu, sambung Ansar, akan digunakan untuk meningkatkan sarana fisik yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Satu yang paling menyedot perhatian khalayak luas adalah pembangunan bandar udara. Selama ini dari dan menuju wilayah ibu kota Bintan setidaknya dibutuhkan waktu 24 jam menggunakan kapal perintis. Sementara menuju wilayah Kalimantan Barat, paling cepat ditempuh selama 10 jam.
Dengan bakal dibukanya bandara yang bisa didarati pesawat tipe Foker ATP, diharapkan bisa membuka isolasi dunia luar atas Tambelan. ■ hms

Tinggalkan Balasan