Penutupan Akses Jalan, Warga Srengseng Marah

JAKARTA, HR – Warga Kampong Rawa Balong RW 04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat marah terhadap perumahan Intercon. Akses jalan sepanjang 200 meter yang semula aspal dikeruk seperti kubangan menggunakan alat berat seperti beko.
Puing–puing sengaja ditumpuk di tengah jalan agar warga tidak bisa lagi melewati akses jalan tersebut, karena pihak Intercom akan melakukan pemagaran beton.
Tokoh masyarakat Muhammad Nur saat berbincang–bincang dengan HR mengatakan, pemagaran yang dilakukan pihak pengembang Intercon tidak melalui musyawarah kepada warga, tiba–tiba langsung memagar beton sekeliling Kampong dan ke akses jalan pun di keruk menggunakan alat berat Beko.
Wakil Camat Mas’ud Effendi dan Lurah Srengseng Endang 
beserta staf langsung turun tangan melihat lokasi pemagaran.
Dia mengatakan, tidak ada niat baik dari pihak Intercon, padahal sudah diundang pihak kelurahan untuk mengadakan musyawarah kepada masyarakat Kampong Sawah Balong tetapi pihak Intercon tidak ada yang mewakili, sehingga warga yang datang pun kecewa.
“Kalau memang benar–benar akses jalan warga dipagar beton, kami warga Kampung Sawah Balong akan melakukan perlawanan,” ujarnya.
Walikota Jakarta Barat Anas Effendi saat dihubungi HR melalui telepon genggamnya mengatakan, tentang pemagaran tersebut, pihaknya akan membereskan pelan–pelan. Pihaknya telah mengirimkan surat kepada beberapa pengembang yang ada di wilayah itu.
Hal tersebut dilakukan mengacu pada Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 162 Tahun 2014 tentang Pembukaan Akses Jalan–jalan Perumahan untuk kepentingan umum. ■ jm

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

  1. Memang benar ada penutupan dan pemagaran di Sawah balong srengseng, bukan hanya di Rt tersebut tapi di tempat saya tinggal yaiti di Rt 05 /04 belakang Blok R intercone juga kena penutupan jalan dan pemagaran. Akses keluar rumah buat kerja, sekolah dll jd susah. Semoga Pihak Pemerintah ada yg peduli nasib kami warga sawah balong srengseng.