Pemkab Gowa Canangkan Zona Integritas, Bupati Talenrang Tegaskan Sikap Antikorupsi

GOWA, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Pencanangan ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia di Halaman Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (8/12).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas menjadi wujud komitmen Pemkab Gowa dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, cepat, dan berintegritas.

“Hari ini kita melaksanakan pencanangan Zona Integritas yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh Forkopimda, SKPD, dan para kepala bagian. Ini bukan seremonial, tetapi kesepakatan kita untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Pemkab Gowa tidak memberikan ruang bagi tindakan korupsi.
“Kita sudah menyatakan secara luas bahwa Pemda Gowa harus bebas dari korupsi. Kami akan menindak tegas siapa pun, khususnya SKPD, yang berani melakukan tindakan korupsi,” tegas Bupati Talenrang.

WhatsApp Image 2025 12 08 at 15.06.33
Pemkab Gowa mencanangkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM

Bupati juga menyampaikan bahwa ketegasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kehormatan Pemkab Gowa serta memastikan seluruh ASN bekerja dengan integritas dan penuh tanggung jawab.

“Kita ingin membuktikan bahwa ASN Pemkab Gowa adalah ASN yang berintegritas. Kita harus menyatukan langkah untuk mewujudkan Gowa yang semakin maju dan bebas dari korupsi,” jelasnya.

Ke depan, Inspektorat Kabupaten Gowa akan memperkuat pengawasan secara lebih teliti dan tegas untuk mencegah pelanggaran serta memastikan ASN mematuhi aturan.

“Inspektorat akan lebih teliti, lebih jeli, dan lebih tegas dalam melakukan pengawasan. Seluruh ASN sudah kita ingatkan agar tidak bermain-main dengan korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Gowa, Agus Harahap, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan internal mulai dari tingkat SKPD, bagian, kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

“Pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini, kita melakukan pembenahan dari dalam. Tidak ada lagi tawar-menawar di seluruh OPD. Ibu Bupati sudah mengingatkan hal tersebut, sehingga melalui pencanangan ini kita wujudkan daerah yang bebas korupsi,” pungkasnya. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *