PDAM Tirta Kahuripan Ajak Jaga Kelestarian Sumber Air

BOGOR, HR – Terjadinya permasalahan yang berhubungan dengan kebutuhan akan adanya air bersih banyak terjadi di Indonesia. Penggunaan air yang sangat berlebihan serta kurangnya lahan resapan menjadi penyebab utama menurunnya kualitas dan kuantitas sumber daya air, terutama pada masyarakat kabupaten Bogor.
Diikuti dengan jumlah pendudukan yang semakin meningkat, maka ketersediaan air akan semakin menipis. Penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori merupakan beberapa cara yang dapat diupayakan untuk mengatasi permasalahan penurunan kualitas dan kuantitas air.
Peringatan hari air dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret kembali mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan dan faktor penting dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Maka dari itu menjaga kelestarian air merupakan hal yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh masyarakat. Penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori juga merupakan beberapa cara yang dapat diupayakan untuk melestarikan air.
Dalam kesempatan ini, Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan Hadi Mulya Asmat, berpesan, “marilah kita gunakan air secara bijak dan merubah pola hidup melalui pelestarian air agar anak cucu kita masih menikmati sejuknya air bersih,”. ■ sihite

Tinggalkan Balasan