Membangun Poros Maritim, Posisi dan Peranan Maluku Tidak Jelas

oleh -220 views
insert : Amir Hamzah
JAKARTA, HR – Seminar Maluku sebagai Poros Maritim digelar di Gedung PB NU Kramat Raya Jakarta Pusat. Dalam seminar tersebut menjelaskan bahwa Maluku adalah poros dari poros maritim dunia. Maluku adalah dasar revitalisasi jalur rempah nusantara sebenarnya yang kurang lebih hampir seusia dengan jalur Sutra (silk reoad), yaitu terjadi pada era kejayaan perdagangan klasik.
Jauh sebelum bangsa barat melakukan ekspansi ke Tiongkok melalui Asia Tengah, Turkestan sampai ke Laut Tengah. Jalur ini juga berhubungan dengan jalan-jalan kafilah dari India. Sedangkan jalur rempah merujuk pada keterlibatan bangsa Nusantara dalam perdagangan rempah-rempah internasional melalui jalur laut.
Dilihat dari akar sejarah, tradisi, kultur, kondisi geografis potensi ekonomi yang dimiliki Maluku dan Maluku Utara, maka sangat layak daerah ini menjadi pusat poros maritim nusantara. Kini, tinggal political will dari pemerintah dan seluruh stakeholder untuk merealisasikan gagasan tersebut melalui pembangunan sarana dan prasarana serta peningkatan sumber daya manusia yang ada.
Pengamat Parlemen dari Forum Perjuangan Kebangsaan Maluku FPKM Amir Hamzah Mengatakan. Janji Presiden Jokowi tentang Pembangunan maritim merupakan salah satu kunci kemajuan Indonesia. Pembangunan maritim sangat strategis karena kepentingan negara-negara di dunia akan sangat ditentukan bagaimana pengelolaan dan pemanfaatan laut untuk kemakmuran maupun keberlanjutan bangsa-bangsa di dunia. Indonesia dengan 70% wilayahnya berupa laut dan lautan perlu meletakkan arah.
“Bidang Infrastruktur Tol Laut Aceh – Papua. Jokowi mengungkapkan tol laut ini bukan jalan tol di laut. Tol laut adalah koneksitas laut dengan kapal-kapal besar dari barat ke timur, semua menghubungkan Indonesia secara cepat. Lalu Bidang Pertahanan Kemanan,” ujar Amir Hamzah belum lama di Gedung PBNU jalan Kramat Raya Jakarta Pusat.
Amir menambahkan. Bila Poros Maritim dapat terealisasi oleh Presisen Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla maka sesungguhnya posisi dan peranan Maluku tidak dapat di pastikan.
“Pertanyaanya adalah. Apakah poros maritim itu memang benar akan direalisasikan oleh Jokowi – JK dalam masa jabatan mereka? Lalu Bila poros maritim itu jadi direalisasikan maka apa sesungguhnya posisi dan peranan Maluku dalam seluruh realitas dan dinamika perencanaan sampai pelaksanaan dan pendayagunaan poros maritim dunia tersebut ?,” ungkap Amir.
WAWASAN NUSANTARA
Sekalipun di era reformasi saat ini konsep tersebut nyaris sudah dilupakan namun tidak ada salahnya sebagai dasar pemikiran untuk menopang realisasi gagasan poros maritim dunia berikut ini perlu disampaikan salah satu substansi dari wawasan nusantara sebagai berikut :
1. Secara geostrategi, geopolitik, geoekonomi bahkan geomiliter Indonesia sebagai negara kepulauan menduduki posisi silang.
2. Sebagai negara yang berada di posisi silang serta dihimpit oleh berbagai sistem politik, sistem ekonomi, sistem pertahanan dan ideologi yang berbeda dan sering saling berbenturan maka untuk mempertahankan eksistensinya Indonesia harus memiliki kekuatasn sentrifugal untuk menghadapi tantangan yang muncul dari berbagai benturan kepentingan politik, ekonomi sosial budaya, ideologi maupun pertahanan keamanan dari kawasan-kawasan disekitarnya.■ kornel/john

Tinggalkan Balasan