Malam Takbiran Dihiasi Wanita PSK Pesing, Satpol PP Jakbar Harus Bertindak

JAKARTA, HR – Allahhuakbar, Allahhuakbar, Allahhuakbar, Walillailham. Gema takbir Idul Adha 1441 H, berkumandang disetiap Masjid dan Musholah, khususnya di Jakarta Barat, Kamis (30/07/2020), dinihari.

Ada pemandangan yang tidak lazim dijalan Pangeran Tubagus Angke, Pesing, Tanjung Duren, dilokasi tersebut berjejer wanita pekerja sek komersial (PSK), berdiri disepanjang jalan tersebut. Padahal, saat ini kondisi DKI Jakarta sedang dalam keadaan zona merah Covid-19.

Warga Jakbar Aritonang, yang setiap harinya melintasi jalan tersebut mengatakan kepada HR. “Kemana Satpol PP Jakbar, seharusnya wilayah tersebut harus sering-sering dirajia Satpol PP. Tidak mungkin, tidak ada beking para PSK tersebut, mereka berani seperti itu, dikarenakan ada bekinganya,” ucap Aritonang.

Masih dikatakan Aritonang, “Giliran warga takbir keliling dilarang, dengan alasan Covid-19. Tapi para PSK mejeng di sepanjang Jalan Tubagus Angke dibiarkan saja, tanpa dirajia. Seolah-olah mendapat restu dari Satpol PP Jakbar,” cetus Aritonng lagi.

Pantauan HR dilokasi, para germo atau muncikari, terlihat dilokasi dan terdapat tenda-tenda lapak mesum yang berukuran 1×2 meter. Lapak berupa tenda terpal itu berdiri di atas beberapa bilah bambu.

Disepanjang jalan Pangeran Tubagus Angke, Pesing, sangat gelap dan rawan tindak kejahatan didaerah situ. Terlebih lagi di sepanjang kawasan pinggir Kali Angke, yang hampir tiap malam disulap menjadi lokalisasi.

Loading...

Kami berharap, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi dan Kasatpol PP Jakbar, Tamo Sijabat. Berani mengambil sikap tegas tentang adanya praktik prostitusi dilokasi tersebut, jangan hanya di tempat keramaian seperti, pasar atau pusat perbelanjaan saya yang didatangi dan ditindak. Kami menunggu penertibannya. didit/agus

Tinggalkan Balasan