Maisinun Serap Aspirasi Warga Desa Mekar Jaya, Fokus Pendidikan dan Kesehatan

BELITUNG TIMUR, HR – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maisinun, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Sidang I untuk Dapil IV (Belitung dan Belitung Timur) di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (19/9).

Wakil Bupati Belitung Timur, Sekcam Manggar, Kepala Desa Mekar Jaya, BPD, tokoh masyarakat, ibu-ibu pengajian, serta masyarakat setempat ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaiannya, Maisinun menjelaskan fungsi utama DPRD, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ia juga menekankan tugas Komisi IV yang membidangi pendidikan dan kesehatan.

Di bidang pendidikan, Maisinun memastikan program Insentif Pendidikan Pelajar (IPP) tetap berjalan meski kini berubah nama menjadi sumbangan sukarela. Pada sektor kesehatan, ia menilai pelayanan di Belitung Timur perlu peningkatan. “Saat ini pasien BPJS cukup menunjukkan KTP untuk berobat di RSUD maupun fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya.

Maisinun Serap Aspirasi Warga Desa Mekar Jaya, Fokus Pendidikan dan Kesehatan
Maisinun Serap Aspirasi Warga Desa Mekar Jaya, Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Maisinun menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi sudah menyepakati penempatan dokter spesialis di berbagai daerah. Dalam dialog, masyarakat mengajukan aspirasi, antara lain kebutuhan alat endoskopi di RSUD Belitung Timur serta penerangan jalan di lingkungan mereka.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus menyalurkan bantuan melalui kajian kebutuhan dan kemampuan anggaran. “Bantuan tidak bisa diberikan seketika, tetapi perlu melalui prosedur. Contohnya lampu penerangan jalan, kita harus pastikan dulu kewenangannya ada di provinsi atau kabupaten,” jelasnya.

Menurut Maisinun, peluang bantuan tambahan tetap terbuka, baik di bidang pendidikan, kesehatan, bencana, maupun infrastruktur, asalkan ada proposal resmi. Ia menutup kegiatan dengan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pusat, dan Daerah untuk mempercepat pembangunan, memperkuat layanan kesehatan, dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. agus priadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *