Ludi Oliansyah: Budi Daya Bawang Merah Strategis Jaga Pangan dan Stabilkan Harga

PAGAR ALAM, HR — Pemerintah Kota Pagar Alam terus menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan budi daya bawang merah. Upaya ini ditandai dengan panen raya bawang merah varietas Bima di Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Rabu (14/01/2026).

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, didampingi Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin, menegaskan bahwa budi daya bawang merah menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menstabilkan harga di pasaran.

Ia mengapresiasi para petani di Pelang Kenidai yang berhasil melaksanakan panen raya. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Ludi Oliansyah menyebut varietas Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Pagar Alam. Oleh karena itu, Pemkot berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, pendampingan teknis, serta penguatan kelompok tani demi mewujudkan swasembada pangan.Oplus 16908288

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pagar Alam juga menerima rompi Satuan Tugas Swasembada Pangan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penyerahan rompi tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Ketua Komunitas Petani Bawang Merah Kota Pagar Alam, Supri, berharap adanya bimbingan teknis berkelanjutan dari dinas terkait agar petani memperoleh wawasan lebih luas tentang budi daya bawang merah.

Menurut Supri, produksi bawang merah di Pagar Alam masih terbatas dan sebagian pasokan masih berasal dari luar daerah. Meski demikian, kualitas bawang merah lokal dinilai mampu bersaing dengan daerah lain.

“Kami berharap adanya pendampingan teknis, khususnya dalam budi daya bawang merah, agar produksi lokal terus meningkat,” ujar Supri. jauhari gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *