Jelang UN, Siswa SDN Jatinom Sungkem Orang Tua dan Guru

oleh -264 views
Siswa SDN Jatinom menyalami dan sungkem pada guru dan orang tua jelang dilaksanakannya UN
KLATEN, HR – Sebelum mengikuti ujian nasional 2015 yang rencananya akan dimulai Senin (18/5), sebanyak 56 siswa kelas VI SDN 1 Jatinom Klaten melakukan sungkeman kepada orang tua masing-masing dan juga kepada guru.
Acara dilakukan dengan duduk berjajar di dalam masjid sekolah para siswa-siswi secara bersama-sama sungkem kepada orang tua mereka setelah menerima bimbingan dari motivator.
Dalam acara sungkeman tersebut, para siswa tidak ketinggalan memohon restu, khususnya doa dan ridho orang tua masing-masing dan para guru. Mereka memohon ampun atas segala dosa yang selama ini dilakukan, juga minta restu supaya ujian nanti bisa lulus dengan hasil nilai yang maksimal hingga bisa diterima di sekolah favorit.
Tak sedikit para siswa meneteskan air mata meski acara sungkeman sudah usai. Kepala SDN 1 Jatinom Gono Margono mengatakan, sungkeman ini termasuk salah satu upaya menghadapi pelaksanaan ujian nasional.
“Menghadapi ujian ini para siswa sengaja kami lakukan acara sungkeman sebagai wujud bhakti mereka kepada orang tua dengan tulus ikhlas agar supaya terbentuk karakter dan budi pekerti yang baik, beberapa strategi dilakukan para siswa untuk menghadapi UN, diantanya berupa kegiatan les, try out maupun tambahan pelajaraan lainya di sekolahan,” katanya disela-sela acara sungkeman, Selasa (12/5).
Menurutnya, tujuan diadakan sungkeman ini adalah persiapan mental siswa dalam menghadapi UN 2015. Keberhasilan mereka menghadapi momen yang penting itu salah satunya terletak pada keridhoan orang tua.
Kalau orang tua sudah ridho diyakini akan diberikan kemudahan dan banyak berkah. Keberhasilan siswa menghadapi UN ini tidak saja ditekankan pada persiapan materi, namun kesiapan mental sangat diperlukan.
Persiapan mental meliputi motivasi yang kuat dari orang tua dan guru serta ketenangan jiwa sehingga dalam pelaksanaan ujian percaya diri mampu melakukan yang terbaik.
Salah satu siswa, Bayu, mengaku semangat dan optimis dalam menghadapi ujian nasional setelah melakukan sungkeman. Alasannya, usai acara tersebut dirinya merasa tidak ada beban.
Selain minta restu orang tua, Bayu juga rajin beribadah dan belajar serta ikut berbagai les diluar sekolah. Harapannya, dalam ujian nanti bisa meraih nilai tinggi dan bisa diterima disekolah lanjutan yang diinginkan.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan pemberian sambutan dari unsur muspika serta siraman rohani oleh ustadz Sugeng dan ditutup dengan doa bersama. ■ ani sumadi

Tinggalkan Balasan