Jangan Tutupi Borok, Sekda Didesak Ungkap Mafia CPNS

oleh -195 views
TANGERANG, HR – Bergulirnya waktu yang sudah dijanjikan Sekda Iskandar Mirad terhitung sudah satu bulan lamanya belum mendapatkan hasil, Sekda mengatakan pada HR apabila DH terbukti bersalah maka pencopotan akan dilakukan pada oknum DH secepatnya, namun kata-kata Sekda Iskandar Misrad hanya janji dan belum dibuktikan.
Ketika HR mengirim pesan lewat via SMS pada Sekda (19/8), “belum terima pelaporan dari Inspektorat” dan ketika tanggal 24/8, HR ingin konfirmasi mengenai kasus DH yang telah membuat SK bodong, Sekda tidak ditemui di kantornya.
Informasi dari staf bahwa Sekda sedang rapat di Jakarta berangkat pagi-pagi, ketika tanggal 25/8, HR mengirimkan SMS pada Iskandar Misrad, mau konfirmasi masalah kasus DH dan tindak lanjutnya, Iskandar Misrad mengatakan, sedang rapat di luar.”
Tanggal 26/8 HR mendatangi kantor Iskandar Misrad, tapi tidak ditemui Sekda di ruangannya bertemu dengan ajudan (Eka). “Ya sebentar, saya baru datang dan tunggu saya sarapan dulu,” katanya kepada HR. Ditunggu kurang lebih 35 menit, Eka tidak menemui HR, ketika ditanya pada staf, Eka keluar ruangan begitu saja.
Apakah semua pejabat berlaku demikian, ketika hendak dikonfirmasi lari-larian, ada apakah dengan orang-orang penting di Pemkab Tangerang, dengan kasus DH yang telah mencoreng nama baik para eselon tiga di Kabupaten Tangerang, DH sudah membuat rangkaian jaringan CPNS 2012 dengan rapih.
Tertanggal 19/8 HR mendapat info dari narasumber yang dapat dipercaya bahwa DH masih sibuk di Kecamatan Sepatan dan mengatakan pada media kalau ini gossip. Untuk Inspektorat sesegera mungkin mencopot jabatan DH dan secepatnya melayangkan surat. Karena eselon 3 tidak berhak memberikan SK CPNS kepada honorer. Dimohon tindak tegas kasus CPNS 2012 yang dilakukan DH kepada 28 honorer di wilayah Pantura. ■ linda

Tinggalkan Balasan