Gakin di Ciamis akan dapat Jamkes Gratis

oleh -228 views
CIAMIS, HR – Para Kepala Desa dinstruksikan Bupati Ciamis, Iing Syam untuk segera menyisir Warga miskin di daerah masing-masing agar hak sehat mereka bisa diperoleh dengan mendapatkan jaminan kesehatan (Jamkesmas/BPJS/Kartu Walagri).
Hal tersebut dikatakan Iing Syam Arifin saat peresmian Gedung Puskesmas rawat inap Cihaurbeuti, lanjutnya Pemda Ciamis menganggarkan 8 milyar dengan Kartu Walagri untuk nenunjang perogram pusat dan mengkaper warga miskin yang tidak terakomodir karena keterbatasan alokasi dana dari pusat, tegasnya jangan sampai ada warga miskin Ciamis tidak memperoleh haknya untuk memperoleh jaminan kesehatan.
Kadis Kesehatan Ciamis, Engkan Iskandar mengatakan kepada HR sesuai aturan Pemda harus mengkaper jaminan kesehatan yang tidak terkaper dana pusat yang diinterasikan ke BPJS sejumlah 466 ribu lebih, ”dari 466 ribu masih ada yang belum terkaper, Pemda Ciamis mengalokasikan dana 8 Milyar, yang bila di peremi BPJSkan untuk sejumlah 30 ribu orang”, kata Engkan melanjutkan, sementara ini hasil perivikasi data baru 12 ribu orang maka masih terbuka bagi pengusulan bagi warga miskin, terkait peresmian Gedung Puskesmas Cihaurbeuti, ujarnya ini Puskesmas ke 12 dengan fasilitas rawatan yang diharapkan bisa memberikan pelayanan prima kepada pasien.
Sementara itu Kepala UPTD Puskesmas Cihaurbeuiti, Hermarwan mengatakan Gedung yang berdiri diatas tanah bengkok Desa Cihaurbeuti dengan anggaran APBD 2014 untuk pembangunan gedung sebesar 1,2 M dan alkes Rp 700 Jutaan bisa dikembangkan menjadi rumah sakit pemerintah karena berhubungan pelayanan terhadap warga miskin, ada lahan 100 tumbak untuk dibangun lagi, pelayanan meliputi Poly umum, Poly Gigi, EKG (rekap jantung), Laboratorium, dan Poned, USG, 15 tempat tidur ”harapan bisa dikembangkan kedepan dengan ditunjang pasilitas alat kesehatan yang lebih moderen / canggih untuk pelayanan lebih maksimal, dari puskesmas rawat jalan sekarang rawat inap nantinya jadi RS pemerintah” ujarnya melanjutkan, kesiapan pelayanan ditunjang oleh 2 dokter umum, 1 Dokter spesialis, 2 analis, 11 perawat, serta cukup Bidan (tenaga 53 dengan rekanan dan PNS 26 orang). abraham/dm

Tinggalkan Balasan