Empat Legislator Babel Serap Aspirasi Warga dan Sekolah di SMKN 1 Kelapa

BANGKA BARAT, HR – Empat Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Johan Vigario (PKS), Bobby Prima Sandy Muslim (NasDem), Leviyan (Golkar), dan Elvi Diana (PDIP), menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Sidang I di SMKN 1 Kelapa, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (19/9/2025).

Siswa-siswi SMKN 1 Kelapa menampilkan tari sambut untuk menyambut kedatangan para wakil rakyat. Acara ini juga diikuti Kepala Sekolah dan guru SMKN 1 Kelapa, perwakilan Cabdin IV Bangka Barat, sejumlah kepala desa, Kapolsek, Koramil, orang tua, wali murid, serta pelajar.

Masyarakat bersama pihak sekolah menyampaikan beberapa aspirasi, seperti penetapan kepala sekolah definitif untuk SMK, pembangunan gedung serbaguna, perbaikan pagar, mushola, WC sekolah, rehab masjid, penerangan jalan, rambu lalu lintas, hingga sosialisasi program pemerintah.

Leviyan menegaskan, kewenangan definitif kepala sekolah ada di tangan eksekutif.
“Plt Kepala Sekolah SMK di Bangka Barat akan kami bahas dengan Gubernur,” ujarnya.

Johan Vigario menjelaskan, pembangunan gedung serbaguna dan sarana sekolah bisa diajukan ke Dinas Pendidikan Provinsi. Ia juga menyebut rehab masjid dapat diusulkan melalui Biro Kesra.
“Kami akan memasukkan semua aspirasi ini ke dalam pokok pikiran dewan,” katanya.

Bobby menyoroti kebutuhan penerangan jalan dan rambu lalu lintas.
“Kami akan menyampaikan aspirasi ini kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Elvi Diana mengajak masyarakat mendukung program pemerintah.
“Program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menyukseskannya,” ujarnya.

Menutup kegiatan, keempat legislator berterima kasih kepada warga dan memberikan pesan kepada para pelajar SMKN 1 Kelapa.
“Jadilah kebanggaan bagi orang tua, guru, dan masyarakat. Gunakan waktu belajar sebagai pijakan untuk menggapai cita-cita lebih tinggi,” pesan mereka.

Reses ini memperkuat komunikasi antara masyarakat, sekolah, dan pemerintah serta mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan mendesak di Bangka Barat. agus priadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *