Danrem 121/Abw Tinjau Pembangunan KDKMP di Sambas, Dorong Ekonomi Desa

IMG 20260110 WA0004
Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi meninjau pembangunan KDKMP di Kabupaten Sambas

SAMBAS, HR — Danrem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., meninjau langsung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (8/1/2026). Peninjauan ini menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat ekonomi desa melalui program koperasi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Korem 121/Abw memastikan pembangunan KDKMP berjalan sesuai standar mutu serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan agar program strategis penguatan ekonomi desa memberi dampak nyata.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, Danrem didampingi Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, M.A.P., serta Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Neggy Kuntagina. Rombongan meninjau lokasi KDKMP di Desa Salatiga, Kecamatan Salatiga, dengan mengecek kualitas struktur bangunan, penggunaan material, dan kesiapan fasilitas penunjang koperasi.

Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan bahwa KDKMP dirancang sebagai instrumen strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang profesional dan partisipatif. Ia menilai koperasi harus mampu menjawab kebutuhan riil warga.

IMG 20260110 WA0003
Pastikan Kualitas Bangunan dan Manfaat bagi Masyarakat

“Kami memastikan pembangunan ini tepat sasaran dan sesuai standar. Koperasi harus menjadi wadah tumbuh bersama agar masyarakat semakin berdaya dan mandiri,” ujarnya.

Danrem juga menekankan pentingnya pengawasan rutin untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Ia menyebut TNI hadir untuk mendampingi masyarakat, bukan mengambil alih pengelolaan koperasi.

“Pengelolaan tetap berada di tangan warga. Dengan begitu, manfaat KDKMP dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui peninjauan ini, pembangunan KDKMP di Sambas diharapkan selesai tepat waktu serta mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola unit usaha secara profesional. tsm

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *