Bupati Lambat Tindak Oknum Pejabat Eselon III

oleh -264 views
TANGERANG, HR – Setumpuk permasalah yang terjadi di kabupaten Tangerang satu persatu akan menghilang dari telinga dan mata publik apabila pemerintahan kabupaten Tangerang tidak menyikapi dengan tegas. Seperti masalah mafia CPNS yang diduga dilakukan oleh Camat Sepatan DH yang ketika itu menjabat sebagai Sekcam Teluk Naga Tangerang.
DH adalah Camat yang dipromosikan Bupati Tangerang. Untuk memimpin suatu wilayah di tahun 2012. Mengapa DH dipromosikan ketika tahun 2012, sedangkan di tahun yang sama bergulirnya mafia CPNS yang dilakukan oleh DH Camat Sepatan.
Di tahun yang sama Bupati Ismet Iskandar mempromosikan DH untuk menjadi eselon 3 di wilayah pantura tepatnya Camat Sepatan. Ketika DH dipromosikan, mafia CPNS 2012 belum seheboh sekarang dan tidak ada korban yang melapor atau meramaikan DH, dalam pengaduannya kepada Bupati atau pihak yang berwajib sebagai laporan DH telah diduga menipu 28 honorer untuk dijanjikan CPNS tahun 2012.
HR Menemui Dedy Sutardi kepada Inspektorat Kabupaten Tangerang pada tanggal (12/8) ketika diminta konfirmasi mengenai hasil pemanggilan DH di kantornya, sudah punya bukti keterangan mengenai 28 orang honorer 2012. Dengan tegas Dedy Sutardi mengatakan, “sesegera mungkin kasus DH akan dilaporkan pada Bupati, terkait kasus CPNS di Sepatan.
“Bentuk hasil dari pemanggilan Dawud Husnani oleh Inspektorat akan dilayangkan lewat surat secepatnya,” kata Dedy Sutardi. Kita panggil DH dan diperiksa oleh orang-orang ahli dan terlatih serta orang-orang yang professional,” ujarnya lagi.
Inspektorat Kabupaten Tangerang melayangkan surat pada Bupati sesegera mungkin, agar kasus CPNS, DH cepat selesai dan cepat ditindak lanjuti.
“Bupati Tangerang harus dapat menindak lanjuti mafia CPNS sampai tuntas dan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten yang tertipu CPNS dengan janji manis, karena CPNS yang ada di Indonesia tidak melalui tangan namun melalui online,” katanya.
Agar Ahmad Zaky Iskandar selaku Bupati akan lebih selektif dan berhati-hati dalam mempromosikan anak buahnya, khawatir promosi eselon 3 menjadi bomerang untuk kedepannya. Jelas-jelas ini sudah mencoreng nama baik Bupati, maka Bupati harus tegas mengambil keputusan cepat menyikapi dan menindak tegas oknum tersebut. ■ linda

Tinggalkan Balasan