Bea Cukai Adakan Evaluasi Mita Semester I

JAKARTA, HR – Kamis, 11 Juni 2015 KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok mengadakan evaluasi perusahaan jalur Mita untuk semester I. Selain evaluasi kepatuhan, kegiatan ini juga diberikan sosialisasi mengenai Authorized Economic Operator (AEO).
Acara dibuka oleh Fadjar Donny, Kepala KPU Tanjung Priok. Ia menyampaikan, bahwa kegiatan evaluasi Mita merupakan bentuk silaturrahim antara bea cukai dan perusahaan Mita. “Selama ini kita sulit untuk bertemu karena kesibukan, dan inilah waktunya kita bertatap muka,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa setiap perusahaan sudah mempunyai CC masing–masing, sehingga manfaatkan sebaik mungkin untuk bertukar pikiran, saling bertukar informasi.
Kegiatan ini adalah sarana bagi Bea Cukai untuk menyampaikan evaluasi kegiatan importasi dalam 6 bulan, mana yang patuh mana yang normal, mana yang belum patuh. “Kami tidak segan untuk memberikan penghargaan bagi importir dengan kinerja terbaik,” tambahnya.
Selain menyampaikan mengenai kegiatan, Fajdar juga menyampaikan terkait AEO. “Selama ini dalam menunjang kegiatan kepabeanan, Bea Cukai memberikan beberapa kemudahan termasuk Mita, dan untuk tahun ini akan AEO,” katanya.
Perusahaan yang sudah menjadi MITA prioritas bisa dinaikkan gradenya ikut dalam AEO. Untuk mempermudah pengurusan terkait perijinan dari instansi pemerintah dalam pre customs clearance, telah dibentuk P3IET untuk mempermudah mengurus perijinan jika suatu saat terjadi masalah terkait INSW.
Acara selanjutnya adalah pemberian penghargaan kepada perusahaan jalur Mita dengan kinerja terbaik, khususnya kontribusi dalam dwelling time terendah, diantaranya:
untuk jalur Mita Prioritas; PT Astra Daihatsu Motor, PT Fajar Surya Wisesa, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, dan PT Indo Barat Rayon.
Untuk jalur Mita non prioritas dengan kategori pemanfaatan fasiltas pre-botification; PT Uni-Charm Indonesia, PT Kahatex, dan PT Krama Yudha Tiga Berlian.
Acara terakhir pembacaan evaluasi Mita oleh Kepala Bidang BKLI, Susila Brata didampingi oleh para Kepala Seksi yang menangani Mita. Evaluasi ini terbagi menjadi beberapa kategori seperti dwelling terendah, dwelling time tertinggi, pemanfaatan fasilitas pre notification terbaik dan pemanfaatan fasilitas 24/7 terbaik.
Dengan berakhirnya evaluasi ini, diharapkan untuk evaluasi Mita semester II semua perusahaaan yang sudah tergabung dalam MITA terus meningkatkan kinerjanya dalam proses kepabeanan, memanfaatkan dengan optimal beberapa kemudahan yang diberikan Bea dan Cukai. ■ krisman

Tinggalkan Balasan