Arief Maoshul Dorong Pemulihan Ekonomi Pangandaran Usai Banjir

BANDUNG, HR — Bencana banjir di Kabupaten Pangandaran tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga memukul berbagai sektor penopang ekonomi masyarakat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Arief Maoshul Affandy, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menanggulangi dampak kerusakan tersebut.

Arief menegaskan pentingnya pendataan detail terhadap kerugian sektor pertanian, termasuk lahan sawah, perkebunan, hingga potensi gagal panen. Ia mendorong Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi serta bantuan bibit dan pupuk bagi para petani. Menurutnya, banjir juga berdampak besar pada sektor kelautan dan perikanan.

Ia meminta pemerintah mengevaluasi kerugian yang dialami nelayan dan pembudi daya ikan, serta memastikan bantuan berupa alat tangkap dan bibit ikan segera tersalurkan.

Sektor pariwisata, yang menjadi tulang punggung ekonomi Pangandaran, juga perlu perhatian serius. Arief menilai percepatan pemulihan akses dan fasilitas wisata sangat penting agar ekonomi lokal kembali bergerak. Ia bahkan menyarankan adanya promosi khusus untuk memulihkan kepercayaan wisatawan.

Untuk jangka panjang, Arief menekankan perlunya langkah strategis melalui program reboisasi dan konservasi lahan secara masif di wilayah hulu yang berpengaruh terhadap luapan Sungai Citanduy.

“Kami akan memanggil mitra kerja Komisi II untuk meminta laporan serta rencana aksi yang terukur. Pemprov Jabar harus menjadikan banjir Pangandaran sebagai prioritas dan segera menyiapkan solusi permanen,” ujar Arief, Rabu (26/11/2025). horaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *