Andalalin Farika Beton Cengkareng Dipertanyakan

oleh -234 views
Antrian armada pengangkut material baku batching plant Farika Beton menjadi biang kemacetan di Jalan Lingkar Luar Barat yang mengarah Jalan Daan Mogot.
JAKARTA, HR – Anilisis Dampak Lalu Lintas (Traffic impact analysis) merupakan suatu studi khusus yang menilai efek-efek yang ditimbulkan oleh lalu lintas yang dibangkitkan oleh suatu pengembangan kawasan terhadap jaringan transportasi di sekitarnya. Keberadaan suatu wilayah atau tempat yang mengalami pengembangan pembangunan, sangat dibutuhkan syarat Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Akibat pengembangan pembangunan itu, akan menimbulkan tarikan dan bangkitan lalu lintas pada jalan-jalan di sekitarnya, dan tentu saja akan menambah volume lalu lintas.
Hal inilah yang terjadi pada lokasi batching plant Farika Beton yang berdomisili di Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat tingginya aktivitas armada dump truck dan molen, menimbulkan kemacetan yang luar biasa di areal pintu masuk dan pintu keluar batching plant Farika Beton. Terlebih lagi, di bawah fly over tersebut ada juga jalur keluar pintu tol.
Jarak pintu masuk dan keluar Farika Beton sangat dekat dengan fly over Cengkareng, sehingga jalur yang menuju Jalan Daan Mogot mengalami penyempitan. Bila tidak ada armada pengangkut material baku maupun armada molen, lokasi tersebut pun setiap hari selalu terjadi kemacetan.
Sejak Pemprov DKI Jakarta menerapkan system e-catalog, hampir setiap harinya armada dump truk pengangkut material baku selalu antri di sisi jalan. Bahkan ada juga dump truck armada perusahaan batching plant yang memakan dua jalur, sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Terlebih lagi di musim kemarau ini, kondisi jalan dan trotoar di sekitar bacthing plant Farika Beton pun selalu berdebu dan trotoar rusak parah.
Berdasarkan pengamatan HR, Kamis (22/10) pukul 18.45 WIB, terlihat tingginya aktivitas dump truck menuju batching plant Farika Beton. Di lokasi itu tidak terlihat Polantas, Sudinhub Jakbar untuk mengatur arus lalin yang macet akibat jalur sempit diambil dua jalur oleh dump truck tersebut.
Namun sayangnya, hal ini ketika dikonfirmasi kepada Kasudinhubtrans Jakbar, Tiodor, Jumat (23/10), tidak memberikan tanggapannya. kornel

Tinggalkan Balasan