DOLOKSANGGUL, HR — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 22 Oktober 2026, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Jumat (16/10/2026).
Rakor tersebut bertujuan memastikan seluruh persiapan akhir, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam arahannya, Bupati Oloan Paniaran Nababan menekankan lima aspek penting yang harus menjadi perhatian seluruh pihak. Kelima aspek tersebut meliputi kesiapan administrasi dan logistik, penguatan koordinasi antarpanitia, netralitas dan integritas penyelenggara, kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta pengecekan akhir kesiapan seluruh desa yang melaksanakan Pilkades.
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur terkait perlu memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai ketentuan agar pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa berlangsung lancar.
Ketua DPRD Humbang Hasundutan, Parulian Simamora, turut menekankan pentingnya netralitas camat dan seluruh panitia pemilihan. Menurutnya, sikap profesional dan tidak memihak menjadi hal penting untuk menjaga kualitas proses demokrasi di tingkat desa.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sabar H. Purba, melaporkan bahwa rakor membahas sinkronisasi langkah serta pembagian tanggung jawab antara perangkat daerah, Forkopimda, camat, dan panitia pemilihan tingkat kabupaten.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang akan berlangsung di 28 desa di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Rakor turut dihadiri Sekretaris Daerah Humbang Hasundutan Chiristison R. Marbun, Kabag Ops Polres Humbahas Kompol LS. Gultom yang mewakili Kapolres, Kasubsi Intelijen Niko Gabriel Nainggolan yang mewakili Kajari, serta Danramil Doloksanggul Difson Lumban Gaol yang mewakili Dandim.
Hadir pula para Staf Ahli Bupati, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para camat.
Melalui koordinasi akhir ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat kesiapan teknis dan pengamanan sehingga pelaksanaan Pilkades Serentak pada 22 Oktober 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
