Lebih Dua Bulan Tanpa Kejelasan, Publik Desak Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dan PT Pertamina Patra Niaga Turun Tangan Soal Dugaan Solar Subsidi di SPBU Sintang

SINTANG, HR — Penanganan dugaan penyaluran BBM jenis solar subsidi di SPBU 64.786.15 di Jalan Lintas Sintang–Pontianak, Pal 10, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Redaksi telah mengirim surat konfirmasi resmi kepada Polres Sintang dan Kasat Reskrim sejak awal Desember 2025. Namun hingga pertengahan Februari 2026, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi.

Situasi tersebut memicu pertanyaan di tengah masyarakat terkait keseriusan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut.

Sejumlah warga yang ditemui Harapan Rakyat kembali menyampaikan harapan agar aparat segera mengambil langkah tegas.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka supaya masyarakat tenang. Tapi kalau ada, harus ditertibkan. Jangan sampai masyarakat kecil dirugikan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sebelumnya, warga melaporkan dugaan aktivitas pengisian menggunakan jeriken dan kendaraan tertentu yang memicu kecurigaan. Redaksi juga telah meminta klarifikasi kepada pengelola SPBU 64.786.15, tetapi hingga berita ini terbit, pengelola belum memberikan jawaban resmi.

Warga menyoroti SPBU 64.786.15 Sintang yang diduga menyalurkan Solar subsidi ke pelansir dan terkait aktivitas PETI, hingga memicu antrian panjang kendaraan setiap hari.
Warga menyoroti SPBU 64.786.15 Sintang yang diduga menyalurkan Solar subsidi ke pelansir dan terkait aktivitas PETI, hingga memicu antrian panjang kendaraan setiap hari.

Karena belum ada respons dari tingkat Polres, masyarakat kini berharap supervisi dari tingkat yang lebih tinggi. Mereka meminta Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memastikan laporan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut sesuai prosedur.

Selain itu, publik juga mendesak PT Pertamina Patra Niaga, baik di tingkat regional maupun pusat, segera melakukan evaluasi dan pengecekan lapangan. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan penyaluran solar subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Distribusi BBM subsidi merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat kecil, sektor pertanian, dan transportasi rakyat. Karena itu, masyarakat menilai transparansi dan respons cepat dari pihak berwenang sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan melaporkannya sesuai fakta di lapangan. lp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *