5 Pasangan Calon Siap ‘Duel’ di Pemilukada Natuna

NATUNA, HR – Komisi Pemilihan Umum Natuna, Rabu (26/8) menggelar rapat pleno terbuka penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Natuna. Lima pasangan calon kini telah mendapatkan nomor urut sesuai hasil pengundian. Pasangan Rodial Huda – Rusdiyanto nomor satu (1), disusul pasangan Ilyas Sabli-Wan Arismunandar nomor dua (2), Imalko-Mustamin Bakri nomor tiga (3), Hamid Rizal-Ngesti Yuni Suprapti nomor empat (4), dan terakhir diposisi bungsu Dedi Yanto-M.Yunus nomor lima (5).
Pasangan calon dan tim suksesnya kini mulai bisa bergerak mengkampanyekan diri untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat tanggal 27 Agustus hingga 5 desember 2015.
Sebelumnya, KPU Natuna menggelar jumpa pers usai rapat penetapan DCT (Daftar Calon Tetap). Ketua KPU Natuna Affuandris S.Kom mengatakan, dana kampanye dibatasi maksimalnya Rp. 6,8 Miliar per/pasangan calon. Selain itu, mereka juga diwajibkan melaporkan dana awal kampanye pada KPU.
“Dana kampanye mereka maksimalnya per calon Rp.6,8 Miliar. Hal itu berdasarkan pertimbangan geografis Natuna, dan ini sudah disepakati para calon. Sedangkan alat peraga atau atribut kampanye seperti baliho, spanduk, pamplet dan lainnya KPU yang menyediakan. Kalau mereka mau membuat pin, sticker itu boleh menggunakan biaya sendiri asalkan per-item barang tidak lebih dari Rp.25 Ribu,”jelas Affuandris kepada wartawan.
Perlu diketahui, dari lima pasangan calon, dua diantaranya melalui jalur independen, yakni Ilyas Sabli – Wan Arismunandar dan Dedi Yanto (Atet)- M.Yunus. Mereka sah menjadi ikut dalam Pemilukada setelah melengkapi syarat dukungan faktual fotocopy KTP minimal 7245 buah dari masyarakat di 12 kecamatan di Kabupaten Natuna.
Sementara itu tiga pasangan calon lainnya, yakni Rodhial Huda-Rusdiyanto diusung Partai PDIP dan Hanura, Imalko-Mustamin Bakri diusung Partai Demokrat dan Nasdem, sedangkan Hamid Rizal-Ngesti Yuni Suprapti diusung Partai PAN dan Partai Gerindra.
Lebih lanjut Affuandris menjelaskan, bahwa debat kandidat para pasangan calon bupati dan wakil bupati Natuna periode 2016-2021 rencananya akan digelar bertepatan dengan HUT Kabupaten Natuna ke-16 pada 12 Oktober 2015 mendatang. Sementara itu, pasangan Ilyas Sabli-Wan Arismunandar optimis akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Natuna. Mereka menargetkan mendapat 17 hingga 20 ribu suara.
“Saya ingin maju melalui jalur independen karena saya optimis masyarakat masih mendukung penuh saya maju dalam pemilihan bupati. Masyarakat yang mengusung dan masyarakat juga yang memilih, kita ingin membangun bersama masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat,”kata Ilyas Sabil kepada HR usai pengundian nomor urut.
Banyaknya pasangan calon membuat masyarakat sulit memprediksi siapa sosok pemimpin Natuna kedepannya. “Lima pasangan calon itu semuanya mempunyai kesempatan untuk menang, karena kita kembalikan kepada masyarakat Natuna. Dihadapkan pada pilihan yang banyak seperti ini kan pasti ada pertimbangan khusus dari masyarakat.Biasanya nanti terlihat setelah debat kandidat, masyarakat lebih respect pada yang mana.”kata tokoh masyarakat Ranai, H.Agus, belum lama ini.
Masyarakat Natuna mendambakan sosok pemimpin bukan hanya memperhatikan kegiatan fisik semata tanpa memperhatikan pemerataan maupun kesejahteraan masyarakatnya. Kurangnya lapangan pekerjaan, mahalnya biaya hidup dan keterisolasian, untuk segera dituntaskan. ■ fian

Tinggalkan Balasan