PANGKALPINANG, HR — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menegaskan pentingnya evaluasi rutin kinerja Perangkat Daerah (PD) untuk memastikan program berjalan sesuai target.
Ia menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat evaluasi kinerja PD triwulan pertama 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida, Rabu (15/04/2026).
“Evaluasi ini kami lakukan secara rutin setiap bulan. Kami harus mengetahui kinerja OPD, baik dari sisi kegiatan, keuangan, maupun fisik. Hasilnya juga perlu kami sampaikan kepada publik,” ujar Saparudin.
Dalam evaluasi tersebut, ia menemukan sejumlah perangkat daerah belum mencapai target realisasi. Ia menilai kondisi ini dipengaruhi beberapa faktor, termasuk banyaknya hari libur selama Ramadan dan Idulfitri.
Selain itu, ia menyoroti kendala administrasi yang masih terjadi, seperti kekurangan dokumen pendukung dan bukti kegiatan.
Menurutnya, kendala tersebut juga berdampak pada proses penagihan anggaran ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
“Bukti administrasi yang belum lengkap sering menghambat proses penagihan. Karena itu, kami membahasnya secara detail agar segera diperbaiki,” katanya.
Saparudin menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya bersifat umum, tetapi juga menyentuh aspek teknis agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara konkret.
Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerintah, menurutnya, harus bersifat inklusif dan melibatkan masyarakat dalam pembangunan.
“OPD harus terbuka dan melibatkan masyarakat. Pemerintahan tidak boleh eksklusif, tetapi harus mengajak masyarakat berpartisipasi,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah meningkatkan kolaborasi dengan masyarakat agar pembangunan berjalan lebih efektif.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus bersama masyarakat dan memfasilitasi partisipasi mereka dalam pembangunan,” pungkasnya. agus priadi








