Wakil Bupati Buka Bimtek

oleh -258 views
SINTANG, HR – Kecamatan Tebelian yang terdiri dari 26 Desa berada 13 km dari ibu kota Kab Sitang, merupakan daerah pengembangan yang sangat strategis, yakni Bandara Tebelian yang terletak di Kecamatan yang baru diresmikan tahap 1 oleh Bupati Sintang, Selasa (18/15).
Camat Tebelian, Senior B Saragi, M.Si melaporkan kegiata Bimtek pengelolaan keuangan desa bagi Kades, Sekdes, Bendahara Desa serta Ketua BPD. Pelaksanaan kegiatan didasarkan pada UU No 6 tahun 2014 tentang Desa dan PP No 60 tahun 2015 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN.
Kegiatan merupakan salah satu agenda pemerintah pusat dan daerah dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan baik yang bersumber dari APBN dan APBD. Bimtek dilaksanakan selama 3 hari, (20-22/15), di Gedung Serbaguna Sei Tebelian.
Materi pertama tentang peranan Kades dan BPD dan dalam pengelolaan Keuangan Desa, tugas pokok pemerintahan kecamatan. Hari kedua, program peraturan desa dan Peraturan Kepala Desa, dan hari ketiga praktek administrasi keuangan desa. Dana bimtek bersumber dari APBDes, ketua panitia Djamhur, SSos, M.Ec Div selaku sekwilcam. Peserta berjumlah 104 orang.
Akiat Kades Nobal mengajukan supaya tunjang ditambah karena tidak sesuai dengan harga kebutuhan bahan pokok, Sukirman menambahkan kades Subang Surai Bimtek sangat bagus dan berfungsi dalam rangka membina sekdes, bendahara baru. Kemudian kiranya dapat diwujudkan nomor kode wilayah pada desa pemekaran secepatnya supaya dapat menerima dana APBN.
Kepala badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa (Ka BPMPD) Kab Sintang, H. Hokler Panjaitan, M.Si, mengatakan, kebijakan pemerintah pusat yang perlu kita sambut dan kita sikapi di daerah adalah peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa melalui program bimbingan teknis (Bimtek), Baik penyelenggaraan pemerintahan desa maupun pengelolaan keuangan desa sehingga diharapkan desa mampu menyelenggarakan pemerintahan secara mandiri mengambil langkah-langkah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama kepala desa selaku penanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan pemerintah daerah melalui program BPMPD yaitu prioritas utama tahun 2015 adalah peningkatan sumber daya manusia, aparatus pemerintah desa melalui anggaran APBN maupun APBDes, pada tahun 2015 4 orang personil aparat pemerintah desa yakni kepala desa, seketaris desa dan bendahara desa serta ketua BPD diseluruh kecamatan dikabupaten sintang terdiri dari 14 kecamatan.
Ia menambahkan tujuan kegiatan adalah agar pemerintah desa dapat mencapai tertib pemerintahan, tertib pelaksaan, tertib administrasi dan tertib pertanggungjawaban APBDes. Sebagai implikasi dalam pelaksanaan Bimtek kepala BPMPD mengambil kebijakan mengeluarkan rekomendasi bagi bendahara desa yang dinlai tidak mampu supaya diganti oleh kepala desa. Dampak positif berikutnya dari kebijakan tersebut adalah sebagai motivator bagi aparat pemerintah desa untuk bekerja dengan baik dan belajar dengan tekun sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan tujuan akhirnya pengelolaan keuangan desa dapat terealisasi dengan baik.
Wakil Bupati, Drs Igbatius Juan, M.M pada saat pembukaan Bimtek mengatakan agar dana desa dikelola sebaik-baiknya dan tingkatkan kapasitas aparatur desa dan BPD serta ciptakan badan milik desa disetiap desa sesuai kondisi wilayah yakni one pillage on product artinya satu desa satu produk. Bandara Tebelian telah diresmikan tahap 1 tentunya berdampak terhadap ekonomi masyarakat, maka perlu peningkatan sumber daya manusia dan mengambil peluang dari hasil pembangunan terutama transportasi udara pada masa depan. ■ tim

Tinggalkan Balasan