Tokoh Pemuda Jakbar Melestarikan Budaya Betawi di Hajatan Anak Yatim

oleh -117 views

JAKARTA, HR – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bekerjasama dengan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) sukses menggelar acara Hajatan Anak Yatim di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Sabtu (24/9/2022) malam.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lebaran Anak Yatim yang jatuh pada 10 Muharam 1444 H. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari acara sebelumnya di kantor Walikota Jakarta Barat.

Kesenian Lenong Betawi turut memeriahkan acara tersebut, dengan menampilkan para pemainnya antara lain Opi Kumis, H. Bolot, Azis Gagap, Madun Oseng, Mpo Tonah, Udin Nganga, Sabar Bokir dan Burhan.

Acara yang digelar tepatnya di Jalan Penyelesaian Tomang IV Pasar Rawa Jabon, Meruya Utara, disambut sangat antusias masyarakat yang ada di Jakarta Barat.

Turut mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta dihadiri oleh Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, para Camat, Lurah, Asisten Pemerintahan dan Perwakilan Instansi di Lingkungan Jakarta Barat, Ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang juga ketua PMI Jakarta Barat H. Beky Mardani.

“Hari ini kita merayakan hajatan anak yatim yang merupakan kolaborasi antar seluruh pihak elemen yang ada di Jakarta Barat. Acara ini dimotori oleh Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB),” ungkap Yani kepada para awak media.

Sebanyak 33 anak yatim dari 8 kecamatan juga mendapat sunatan secara gratis.

Disamping untuk menghibur masyarakat yang kurang lebih dua tahun dibatasi segala aktivitasny aoleh adanya pandemi Covid – 19, sebanyak 33 anak yatim dari 8 kecamatan juga mendapat sunatan secara gratis.

“Selain sunatan massal kita juga memberikan santunan berupa bingkisan kepada 100 anak yatim,” ujar Yani.

Loading...

Di tempat terpisah Tokoh Pemuda Jakarta Barat Umar Abdul Aziz berharap, “ tidak hanya peran Pemerintah saja tetapi masyarakat dan rekan – rekan media tidak alergi memberitakan tentang budaya Betawi karena dapat dilihat sekarang ini kehidupan global sudah menghancurkan budaya – budaya di Indonesia yang sudah banyak terlupakan, kedepannya untuk melestarikan budaya terutama budaya Betawi pihaknya akan mengadakan even – even yang berkaitan dengan kebudayaan, agar tidak terlupakan,” ungkapnya.jm/fs

Tinggalkan Balasan