Tangani Pasien Reaktif Dua Tenaga Kesehatan Jalani Isolasi

MUARA TEWEH, HR – Memang sangat beresiko, karena merekalah yang terdepan untuk menghadapi dan melayani para pasien yang membutuhkan layanan kesehatan.

Dua tenaga kesehatan di Puskesmas Trahean wajib menjalani isolasi di RSUD Muara Teweh. Upaya itu sebagai wujud Gugus Tugas Covid-19 Muara Teweh untuk memutus mata rantai Covid-19.

Sebab tenaga medis ini sempat melayani 2 pasien reaktif dari Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan. Mengetahui pasien yang ditangani reaktif setelah di rapid test, Gugus Tugas melakukan penelusuran ke keluarga dan kerabat yang pernah kontak dengan yang bersangkutan, termasuk tenaga kesehatan di Puskesmas Trahean.

“Kami Rapid semua tenaga kesehatan di Puskesmas Trahean, sebanyak 19 orang dan hasilnya 2 reaktif,” kata Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Siswandoyo, Sabtu (13/06/2020).

Tenaga kesehatan itu langsung diisolasi di Ruang Matahari RSUD Muara Teweh sudah menjalani swab Sampel akan dikirim ke RSUD Doris Palangka Raya. Untuk antisipasi dan keperluan memutus mata rantai penularan, operasional Puskesmas Trahean ditutup sementara.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh ruangan di puskesmas tersebut disemprot cairan desinfeksi. Untuk pelayanan kesehatan dialihkan ke Puskesmas Pembantu Trahean dan Pustu Bintang Ninggi dan fasilitas kesehatan terdekat lainnya.

Loading...

Sebelumnya pasien warga Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan masuk rumah sakit dengan keluhan batuk, sesak nafas dan demam. Setelah di rapid test, hasilnya reaktif. Sehingga langsung diisolasi di Ruang Matahari RSUD Muara Teweh. “Total Pasien Dalam Pengawasan yang sekarang dirawat di RSUD Muara Teweh berjumlah 7 orang, dengan status PDP. Mereka menjalani test swab, hasilnya segera dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan Palangka Raya,” jelasnya. mps

Tinggalkan Balasan