Satpol PP Kabupaten Tangerang Segel Pabrik Peleburan Aluminium di Pakuhaji

oleh -158 views
Satpol PP Kabupaten Tangerang Segel Pabrik Peleburan Aluminium di Pakuhaji.

TANGERANG, HR – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang beserta Dinas DLHK Dinas Tata Ruang dan Dinas Industri Perdagangan bahkan Camat Paku haji melakukan penyegelan terhadap pabrik peleburan aluminium di Desa Sukawali, Kp Kramat Rt 03/02, Kecamatan Pakuhaji, pada Kamis, (10/10/2019).

Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi memberi perintah Anggotanya, “untuk menyegel CV Sri Jaya Logam Makmur,” pungkasnya. Penyegelan ini dilakukan dengan sebaik-baiknya dan tidak ada keributan bahkan penyegelan langsung diserah terima kepada Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) pada Pol PP Kabupaten Tangerang, Thomas Sirait menjelaskan, berdasarkan keluhan warga, diduga tak berizin serta debu produksi dari CV Sri Jaya Logam Makmur ini yang membuat tanaman padi milik warga gagal panen.

Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi dan Anggotanya Menyegel Pabrik Peleburan Aluminium.

“Atensi Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, kami bersama unsur Muspika, Polsek dan Koramil Pakuhaji melakukan penutupan pabrik peleburan aluminium itu,” ungkap Thomas kepada HR.

Hans adalah pemilik CV Srijaya Logam Makmur ketika Thomas ditanya dan ia mengatakan, “saya sudah meminta ijin bahkan ijin tersebut sedang berproses di Tata Ruang.”

Ketika HR menanyakan Dinas Tata Ruang, “pengajuan memang sudah masuk, sedang dalam proses,” ungkap Dita selaku Korwil Paku Haji.

Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi memberi perintah Anggotanya, untuk menyegel CV Sri Jaya Logam Makmur.

Warga sekitar yang ikut menonton penyegelan pabrik itu mengaku sangat bersyukur. Karena, keberadaan pabrik di lahan persawahan warga itu sangat meresahkan. “Kami sangat bersyukur pabrik itu tutup. Gara-gara pabrik itu padi kami gagal panen. Meresahkan banget bang,” ungkap Hadi warga setempat.

Loading...

Menurut Hadi, sebelumnya pabrik peleburan aluminium itu berada di Desa Kohod. Karena meresahkan, selanjutnya pabrik tersebut pindah ke Kramat Sukawali. Untuk selanjutnya penyegelan telah di lakukan oleh Thomas. linda

Tinggalkan Balasan