Perkuat Silaturahim Wakil Konsultan Selangor ke Bantaeng

oleh -187 views
BANTAENG, HR – Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan silaturahim Wakil Konsultanan Selangor Malaysia yang di muliakan Prof Tengku Dato, DR Jamaluddin Bin Tengku Mahmud Shah Alhaj DSS. FCIT (UK) MREAA, DMS (Plymonth), Msa (Lpool} Phd (Wales). Kedatangan Dato Jamaluddin yang juga mewakili persatuan Melayu-Bugis Selangor sebanyak 21 orangtersebut. Di terima di tribun pantai seruni senin 11/5/2015.
Penerimaan tamu dari Negeri Jiran tersebut di hadiri Muspida masing-masing Dandim 1410 Bantaeng, Kejari Bantaeng dan Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng. Selain itu, pula lingkup pemerintah Kabupaten Bantaeng, seperti Asistem I dan II serta Kepala SKPD.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menilai kedatangan Rombongan Wakil Konsultan Selangor ke Daerah ini, merupakan sebuah kehormatan bagi kami di Bantaeng mengingat padatnya agenda selama di Sul-Sel.
Meski begitu, Wakil Konsultan Selangor Malaysia yang bergelar Tengku orang kaya maha bijaya sepang mengatakan sangat senang bias berkunjung ke Kabupaten Tertua di Sul-Sel ini.
“Karena itulah, saya mewakili persatuan Melayu-Bugis selangot yang saya bawa semua di Selangor itu semuanya ada 9 Daerah dan kita kenanya daerah sepang jadi sepang inipun, merupakan daerah termuda dalam Selangor. Sepang baru di tumbuhkan atau di bangunkan dalam tahun 1975. Yang sebenarnya Sepang itu adalah daerah lama, tapi pentakberan itu kita bangunkan dengan 3 daerah,” tambahnya.
Ia berharap, kehadirannya bersama rombongan selama ini 21 orang, tujuan utama adalah kami ingin mengukuhkan lagi, mengkuatkan lagi silaturahim.
Memang antara Malaysia dan Indonesia, khususnya Selangor hubungan itu sudah lama, kalau dari Nenek Moyang kami, saya generasi yang ke 8 dari Daeng Cillang. Besok kami akan pulang dengan kenangan manislah Insyaalah.” Tambah dalam bahasa Malaysia.
Dalam lawatannya, rombongan dan Selangor ini melakukan serangkaian Ziarah ke makam teluhur mereka yang tak lain berasal dari keturunan Suku Bugis dan Makassar. Yang secara umum mereka melakukan Napak Tilas sekaligus bersilaturahim dan keluarga yang ada di Indonesia sebagai keturunan aslinya. ■ syarif sitaba

Tinggalkan Balasan