Peringati Isra Mikraj, Bupati Egi Tegaskan Pesantren Fondasi SDM Unggul

LAMPUNG, HR — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan peran strategis pondok pesantren dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berakhlak sebagai fondasi pembangunan daerah. Pesantren dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Egi saat menghadiri kegiatan Tahtiman Al-Qur’an Bin Nazdri dan Bil Ghoib yang dirangkaikan dengan khitanan massal serta pengajian akbar dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Baitul Kirom, Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Sabtu (17/1/2026). Acara ini memadukan nilai keagamaan, pendidikan, dan kepedulian sosial yang mencerminkan peran pesantren dalam membangun karakter masyarakat Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh pondok pesantren dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai rangkaian acara tersebut mencerminkan nilai-nilai Islam yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan Islam yang menghadirkan ilmu, kepedulian sosial, dan kebermanfaatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga menekankan bahwa peringatan Isra Mikraj tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga membawa pesan perubahan dan perbaikan diri secara berkelanjutan.

IMG 20260118 WA0013
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama

“Isra Mikraj mengajarkan bahwa perubahan besar dimulai dari keimanan yang kuat dan disiplin ibadah. Dari sanalah akan lahir pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Egi memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan, mulai dari kekayaan alam, keragaman budaya, kesuburan tanah, hingga posisi geografis yang strategis dengan keberadaan pelabuhan dan bandara.

Namun, ia menegaskan bahwa potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa pengelolaan yang tepat, khususnya dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Lampung Selatan memiliki banyak anugerah. Semua potensi itu tidak akan berdampak besar tanpa sumber daya manusia yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Bupati Egi, pondok pesantren menjadi salah satu pilar utama dalam membentuk karakter, akhlak, dan kualitas generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah.

“Pesantren adalah fondasi pembentukan karakter. Anak-anak di pesantren hari ini adalah pemimpin Lampung Selatan di masa depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap nilai keagamaan, pendidikan, dan kepedulian sosial terus tumbuh dan menjadi dasar dalam mewujudkan masyarakat yang beriman, berilmu, dan berdaya saing. santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *