Pengawas Disdik Ciamis Belajar di Negeri Tirai Bambu

CIAMIS, HR – Lilis Irianti SPd MA salah seorang pengawas SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis terpilih untuk mengikuti proses pembelajaran di luar negeri tahun 2019 dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dilaksanakan 27 Februari sampai 25 Maret 2019 dengan tujuan China, Australia, Thailand, Belanda, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Francis, Selandia Baru, India dan Singapura. Para peserta yang diberangkatkan mereka yang lulus seleksi di tingkat nasional yang dilaksanakan oleh pihak Kemendikbud.

Bersama 44 Kepala Sekolah dan 12 orang Pengawas Sekolah, mereka diberangkatkan ke Negara China tepatnya di Jiangsu Vocational Institute of Architectural Technology untuk mengikuti kegiatan program of school leadership and supervision training.

Keberangkatan parapeserta dilepas langsung oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhadjir Effendy di gedung A Kemendikbud.

Dalam sambutannya Muhadjir Effendy mengatakan, salah satu arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas sumberdaya manusia agar mampu bersaing di dunia internasional melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja.

Kegiatan ini merupakan amanah dari undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional, undang undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, serta Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar pendidikan nasional yang menuntut kepala sekolah/pengawas sekolah untuk memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya masing masing.

Kegiatan awal mereka di negara China adalah Pre Departure dengan tujuan memberikan pemahaman tentang informasi negara dan negara tujuan, melaui gambaran umum, materi pelatihan dan infoormasi target serta output kegiatan.

Loading...

Secara umum kegiatan pendidikan ke luar negeri adalah untuk meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dalam upaya menguasai keterampilan, wawasan dan pengetahuan abad 21 dan daya saing dalam menyongsong era industri 4.0. koes

Tinggalkan Balasan