Pengarahan Bhabinkamtibmas Polsek Cipondoh Kepada Siswa – siswi Keguruan Muhammadiyah

CIPONDOH, HR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipondoh Kec. Cipondoh Kota Tangerang Polsek Cipondoh Polres Metro Tangerang Kota, Aiptu Sukarno, memberikan penyuluhan kepada siswa – siswi SMP, SMA dan SMK keguruan Muhammadiyah di Mesjid Jami’ Baiturrahman, Senin (21/11).
Dalam acara tersebut siswa – siswi SMP Muhammadiyah 4 Cipondoh, siswa SMA Muhammadiyah Cipondoh dan siswa – siswa SMK Muhammadiyah Cipondoh Kota Tangerang.
Mengingat jumlah pelajar yang sangat banyak pada perguruan Muhammadiyah ini, maka Bhabinkamtibmas terpanggil untuk ikut peduli membimbing generasi anak bangsa yang nantinya akan menjadi generasi penerus dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Dalam arahan dan penyuluhannya, Bhabinkamtibmas Aiptu Sukarno, mengajak para Siswa dan Siswi berpikir Ilmiyah, karena pada usia remaja ini disebut usia Pancaroba (pencarian jati diri) sangat rentan terkena berbagai pengaruh yang tidak baik seperti pergaulan bebas, kenakalan remaja, pekelahian pelajar dan penyalahgunaan narkoba.
Apalagi di jaman globalisasi saat ini pesatnya kemajuan media dan teknologi jika tidak mampu disikapi dengan bijak, maka akan ikut menyumbang kerusakan moral dan tatanan kehidupan pada remaja.
Untuk itu perlunya peran aktif dari pemangku kebijakan yang ada disekitar dunia pendidikan, peran guru, peran ulama, peran pemuda dan peran lingkungan serta peran orang tua. Semua harus berjalan bersama-sama untuk satu tujuan, menyelamatkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Bhabinkamtibmas mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan peran serta para guru yang tak kenal lelah dalam membangun dan mendidik anak-anak di Kota Tangerang agar menjadi para generasi penerus yang tak hanya cerdas, pintar namun juga berakhlakul karimah.
Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas mengajak kepada segenap guru di Kota Tangerang untuk terus membangun semangat kebersamaan, kesatuan dan persatuan dalam rangka mewujudkan Kota Tangerang yang cerdas, sejahtera dan semakin maju di masa depan.
“Untuk urusan pendidikan, dan menciptakan peserta didik anti tawuran Agama adalah Benteng dari segala kerusakan, sehingga dibutuhkan orang tua yang paham dengan agamanya, dibutuhkan guru yang paham terhadap agamanya, tentunya Agama Islam yang bersumber dari Alquran dan Hadist serta pemahaman salafus saleh (generasi sahabat),” tutur Aiptu Sukarno. haryo/dit/hpc


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan