Pengajar Arogan Fit and Proper Test Perlu Dievalusi

TAPUT, HR – Hasil fit and proper test di lingkungan Dinas Pendidikan Taput yang telah bekerja sebagai tenaga pendidik profesional, berahlak serta beretika, sayangnya, motifasi yang harus dijunjung tinggi hanya bohong belaka.
Sama halnya, Kepsek SMPN 1 Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara M Panjaitan menurut informasi yang beredar bahwa oknum Kepsek sering berperilaku tidak baik, sering mencaci maki para guru sambil melemparkan sesuatu barang yang dapat dilempar.
Sifat kekanak-kanakan oknum kepala sekolah menyebabkan keresahan di lingkungan sekolah tersebut. Untuk mencek kebenarannya, Kepsek SMPN 1 Siatas Barita M Panjaitan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/8) membatah serta mengatakan bahwa dirinya tidak benar melakukan hal tidak wajar.
Dirinya juga tidak terima atas tuduhan tersebut, sehingga dirinya juga memanggil salah satu guru bermarga Hutabarat di ruang kerjanya sebagai guru olahraga sebagai saksinya. Anehnya ketika ditanya, apa memang guru marga Hutabarat mengetahui kejadian yang sebenarnya? Hutabarat malah berbelit-belit memberikan jawaban.
“Saya mau saksi tapi saya tidak tahu persoalannya. Memang saya tidak melihat kejadian itu, tapi saya setiap hari di sekolah ini,” terangnya.
Saat tokoh masyarakat yang ada di lingkungan sekolah juga membenarkan bahwa mereka sudah lama mendengar informasi kearoganan oknum Kepsek tersebut. Bahkan, mereka juga meminta komite sekolah secepatnya mengambil kesimpulan.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Taput J Panjaitan saat ditanya mengatakan dirinya sedang berada di Belawan. ■ friska

Tinggalkan Balasan