Pembebasan Lahan Bendungan Pammukulu Tahap ke III Kembali di Bayar

oleh -113 views
Bersama Panitia Pembebasan lahan dan Wakil Bupati Takalar.

TAKALAR, HR – Jum’at, (15/11/2019) di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar telah di lakukan kembali bembayaran pembebasan lahan bagi warga.

Terdampak Bendungan Pammukulu sejumlah empat puluh orang warga dari desa Kalekomara yang bukti kepemilikan lahannya yang sudah di verifikasi surat-surat kepemilikan alas hak kepemilikan lahannya mendapat Undangan dari pemerintah Kabupaten Takalar.

Untuk menerima pembayaran ganti untung disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Daeng Se’re, Asisten I Drs Andi Rijal MM, Dandim 1426 Takalar Letkol Inf Ilham Yunus S.sos. Msi, Kapolres Takalar yang di Wakili Kapolsek Polongbangkeng Utara H. AndiHermansyah, Kajari Takalar Syafril SH MH.

Ketua Pengadilan Negeri Takalar Arwana SH.MH. serta Kepala Cabang BRI Dr Andi Ansyar Kadir SH.MH. Pada Proses Pembayaran pembebasan lahan Bendungan Pammukulu Wakil Bupati Takalar H. Ahmad daeng Se’re menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan menyelesaikan pembayaran Pembebasan lahan sesuai dengan jadwal yang di targetkan oleh pemerintah pusat.

Agar Pelaksanaan pembangunan proyek Bendungan Pammukulu juga tepat waktu dan hasilnya akan segera di nikmati masyarakat Kabupaten Takalar terutama yang bergerak di bidang Pertanian Insyaallah Bendungan Pammukulu akan dijadikan sebagai lahan perikanan darat dan tempat wisata yang di minati dan disukai masyarakat Sulawesi Selatan terutama warga Kota yang selalu butuh tempat rekreasi yang nyaman H. Ahmad juga menghimbau kepada masyarakat.

Penerima Pembebasan lahan agar uang yang diterima benar-benar di manfaatkan sebagai modal usaha supaya tidak langsung habis, salah satu warga penerima uang pembebasan lahan yang sempat di wawancara oleh Wartawan media ini mengapresiasi himbauan wakil Bupati karena menurutnya kalau kita tidak pintar menghemat membelanjakan uang yang ada maka kita kedepannya akan sengsara sendiri.

Loading...

Karena lahan sebagai penopang hidup sudah di lepas dan mudah-mudahan apa yang disampaikan wakil Bupati Takalar bahwa di sekitar Bendungan Pammukulu akan ada pendapatan lain selain bercocok tanam dapat dinikmati sesuai harapan hidup masyarakat. natsir tarang

Tinggalkan Balasan