Panwaslu Lamsel Minta Baliho Incumbent Diturunkan

LAMSEL, HR – Terkait belum diturunkannya baliho calon incumbent, Rycko Menoza SZP yang terpasang pada setiap Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan audensi dengan Pejabat Bupati (Pjs) Kherlani. “Kami minta Kepada Pejabat Bupati Lamsel agar segera memerintahkan seluruh kepala Satker Pemkab Lamsel untuk menurunkan seluruh gambar Rycko Menoza yang menjadi calon peserta Pemilukada,”kata Sahbudin Usman selaku Ketua Panitia Pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (11/8).
Menurut Sahbudin pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pejabat pemerintah daerah (Pjs) Bupati, Senin (10/8), terkait masih banyaknya gambar milik calon incumbent tersebut. Dan pihak pemerintah meminta waktu hingga tanggal 23 Agustus 2015 satu hari sebelum penetapan calon di KPU setempat.“Pak Kherlani meminta waktu, tetapi dia berjanji dan berkomitmen akan segera memerintahkan para kepala satua kerja atau Pol. PP untuk menertibkan seluruh bener atau baliho yang ada di setiap kantor satuan kerja tersebut,”ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan pihak Pol.PP Kabupaten Lampung Selatan terkait masalah penertiban baliho tersebut.”Pihak Pol.PP siap melakukan penertiban tetapi mereka meminta didampingi oleh kami selaku Panwas, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti salah mencabut atribut dan kategori seperti apa yang harus dicabut,”terangnya.
Sabudin mengharapkan kepada 3 pasang calon kepala dan wakil kepala daerah, apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan penetapan calon pada tanggal 24 Agustus mendatang, agar selalu mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai adanya kerusuhan yang tidak kita inginkan.
Terkait hal ini seorang Pemuda Pemerhati Kabupaten Lampung Selatan Firmasyah mengutarakan dirinya sangat menyayangkan masih banyaknya gambar Rycko Menoza yang berada di depan kantor-kantor pemerintahan yang belum diturunkan hingga saat ini, padahal sudah kurang lebih satu pekan masa jabatan Rycko telah habis. “Seharusnya kepala dinasnya tanggap, dan langsung diturunkan semua gambar milik Rycko tersebut. Sebagai seorang PNS harusnya netral jangan sampai ada keberpihakan kepada salah satu calon kepala daerah,”katanya, Selasa (11/8).
Dia berharap kepada Pejabat Bupati Kabupaten Lampung Selatan agar tegas menghadapi situasi seperti ini, apabila ditemukan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), apalagi seorang pejabat ketahuan berpihak kepada salah satu calon kepala daerah harus berani mengambil keputusan dan memberikan sanksi yang tegas. ■ m.athor

Tinggalkan Balasan