PANGKALPINANG, HR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyiapkan 70 paket bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.
Noni mengatakan, bantuan tersebut berfokus pada perlengkapan rumah tangga karena warga telah menerima cukup banyak bantuan berupa pakaian dan bahan pangan.
“Dalam kondisi seperti ini, kita perlu melihat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bantuan telah dibelanjakan dan dipersiapkan, jenis bantuan yang akan disalurkan juga telah disesuaikan,” kata Noni di Pangkalpinang, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, warga membutuhkan perlengkapan memasak dan kebutuhan rumah tangga untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah kebakaran.
“Setelah dikaji, warga juga membutuhkan perlengkapan untuk memasak dan memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Tentunya kami berupaya menyiapkan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sambungnya.
Noni menjelaskan, 70 paket bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar untuk membantu warga memulihkan kehidupan keluarga setelah musibah kebakaran.
Bantuan itu meliputi karpet alas tidur, kompor gas beserta perlengkapannya, peralatan memasak, perlengkapan dapur, bahan pangan, perlengkapan ibadah, pakaian dalam untuk orang dewasa dan anak-anak, serta kebutuhan dasar kesehatan dan perlengkapan kamar mandi.
Menurut Noni, bantuan yang sesuai kebutuhan dan dukungan berkelanjutan dapat membantu warga menghadapi dampak kebakaran. Karena itu, ia mengapresiasi berbagai organisasi, donatur, dan masyarakat yang turut memberikan bantuan.
“Bantuan ini dihimpun dari kepedulian berbagai organisasi, donatur dan masyarakat, termasuk saya juga secara pribadi turut menyumbangkan sejumlah bantuan. Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyalurkan bantuan,” jelasnya.
Noni berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang kebutuhan akibat kebakaran. Ia juga berharap masyarakat segera memperoleh dukungan untuk menata kembali kehidupan keluarga mereka.
“Semoga apa yang disalurkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” pungkasnya.
Sebelumnya, TP PKK Babel membuka posko bantuan pada 12–16 Oktober 2026. Posko tersebut menghimpun berbagai bantuan dari masyarakat dan sejumlah pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang.
Melalui upaya tersebut, TP PKK Babel berharap bantuan yang terkumpul dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
