Muba Selalu Berupaya Tingkatkan PAD dari Sektor Retribusi Pasar dan Parkiran

Plt. Kadis Disdagprin Muba, Azizah, S.sos. MM.

MUBA, HR – Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Muba, terus berupaya dan memberikan terobosan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Azizah, S.Sos, MT selaku Plt Kadis Disdagprin Muba mengatakan, untuk meningkatkan PAD salah satunya dengan cara harus mendapatkan setoran dari retribusi pasar dan parkiran.

Maka dari itu, mulai tahun 2020 ini pasar akan selalu diambil retribusi parkiran dan pengurus parkir wajib setor setiap bulan. Adapun beberapa pasar saat ini yang baru bisa setor yakni, pasar Sekayu, Mangun Jaya, Babat Toman, Sungai Lilin dan Keluang. “Walaupun belum maksimal setorannya yang penting mereka sudah berusaha ada kontribusi untuk PAD Muba,” katanya pada media Harapan rakyat, Kamis (26/03/2020).

Masih katanya, Azizah juga mengatakan, bahwa dirinya saat ini sedang berusaha agar pasar lain yang berada di kawasan Kabupaten Musi Banyuasin kedepan nanti dapat menghasilkan PAD juga.

“Kita juga lagi berupaya agar pasar yang lain bisa menghasilkan PAD juga, seperti pasar Srigunung dan Pasar Peninggalan yang saat ini, lagi kita usahakan supaya bisa menghasilan PAD untuk Muba,” ungkapnya.

Tambahnya, wanita kelahiran tahun 1967 tersebut, menjelaskan juga, bahwa dirinya selalu tetap semangat dan serius dalam menata perindustrian dan perdagangan di Kabupaten Muba ini, meski saat ini sedang maraknya wabah virus Covid-19.

“Memang agak sepi pasar sekarang ini, karena kondisi lagi sibuk masalah virus Corona. Alhamdullilah kami juga selalu berperan aktif dalam mencegah peredaran virus tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, disisi lain, “saya sangat bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, bahwa di kepemimpinannya saat ini tidak ada kendala, semuanya berjalan dengan tertib meskipun saat ini berada di tengah-tengah kondisi wabah virus Covid-19,” paparnya.

Loading...

Sementara itu, Azizah juga mengharapkan, “Semoga musibah yang menimpah negeri kita ini cepat berlalu, karena saat ini sudah menjelang bulan puasa kami sangat khawatir, takutnya ada gejolak lonjakan harga yang tidak Signikfikan,” harapnya. charles

Tinggalkan Balasan