Mahasiswa Demo Prostitusi di Jakbar

oleh -321 views
JAKARTA, HR – Maraknya tempat esek-esek atau mesum di Jakarta Barat (Jakbar) membuat mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) menentang tegas dengan adanya praktek prostitusi itu dan melakukan aksi demi ke kantor Walikota.
Hampir di setiap kecamatan di Jakbar ini dihuni dan ditempati oleh tempat-tempat mesum, seperti panti-panti pijat yang menyediakan jasa plus-plus. Bukan hanya panti pijat saja, adanya tempat SPA, massage menyediakan wanita cantik yang siap dikencani oleh lelaki hidung belang.
Adanya lokasi panti pijat seperti di kecamatan Kalideres, Cengkareng, Kembangan, Tambora, Kebon Jeruk, Palmerah, Grogol Petamburan (Gropet) dan Taman Sari.
Mahasiswa Mercu Buana dari Front Indonesia Semesta (FIS) menggelar aksi demo di depan gerbang kantor Walikota Jakbar, Selasa (24/2) berorasi meminta Sudin Pariwisata dan Kebudayaan untuk segera menertibkan dan menutup tempat yang digunakan sebagai portitusi tersebut. “Bukan tidak mungkin mereka tidak tahu. Bahkan tidak memiliki ijin untuk praktek yang mereka jalankan sekarang ini. Kalau memang mereka memiliki ijin. Siapa yang mengeluarkanya?” demikian orasi mahasiswa itu.
Koordinator Front Indonesia Semesta (FIS), Yuda di sela-sela aksi demonya mengatakan, kepada HR, Walikota Jakbar seharusnya bisa bertindak cepat dan merespon tentang masalah ini.
“Kami tidak ingin anak-anak muda yang berada di Jakbar ini terkena imbasnya. Apa fungsi dari Sudin Pariwisata dan Kebudayaan bila tidak bisa menertibkan tempat praktek portitusi itu,” sebutnya.
Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Imron mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kemarin kita sudah bertemu sama koordinatornya dan sedang melakukan diskusi terkait hal ini. Namun hari ini mereka ingin menyampaikan orasinya ya silakan saja,” katanya.
“Kami juga ingin mengapresiasi para mahasiswa ini mengkritisi supaya kedepannya kami juga bisa berbenah dan bekerja lebih baik lagi untuk mengatasi semua permasalahan yang telah disampaikan oleh mahasiswa tadi,” ujar Imron. (Didit/kornel)

Tinggalkan Balasan