Kualitas Kerja PT Diego Putra Konstruksi Asal-asalan

oleh -221 views
Proyek PT Diego Putra Konstruksi.

TAKALAR, HR – Masyarakat pedesaan memang sangat membutuhkan sarana jalan untuk memperlancar jalannya ekonomi di desa mempermuda pengangkutan hasil pertanian dan hasil lainnya, sehingga akses jalan dianggap salah satu penopang kegiatan setiap hari.

Sejalan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten telah berupaya mendapatkan dana untuk infrastruktur, sehingga terlaksanalah peningkatan jalan beton di desa Bontomanai, Kecamatan Mangangarabombang Kabupaten Takalar menghubungkan dua dusun yakni Dusun Bonto Manai dan Dusun Balang dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 10.934.364.000 bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2019.

PT Diego Putra Konstruksi kerjakan amburadul.

Dana sebesar diatas dimenangkan oleh PT Diego Putra Konstruksi dengan waktu pelaksanaan seratus lima pulu hari kalender dimulai pada bulan Mei 2019. Tetapi belum cukup satu bulan setelah selesai dikerjakan jalan tersebut sudah mengalami kerusakan fatal. Karena sepanjang jalan mengalami keretakan, bahkan ada yang sudah patah seperti yang terlihat dalam gambar.

PT Diego Putra Konstruksi kerjakan proyek asal-asalan, baru sebulan sudahretak-retak.

Kerusakan jalan ini mengundang perhatian masyarakat di dua dusun Bontomanai dan Balang. Salah satu tokoh masyarakat yaitu Daeng Ngalle saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, dengan sangat kesal bahwa kalau pemerintah tidak menindak kontraktor pelaksana, maka perlu dipertanyakan. “Sebab jalan yang memakan biaya miliaran rupiah hasilnya seperti ini,” jelasnya kesal.

Menurut Daeng Ngalle ini terbilang kejahatan pada kualitas proyek, karena selain retak-retak dan patah kerikil-kerikil juga sudah banyak yang terurai/lepas dari semen beton.

Loading...

Itu baru satu bulan, tambah Daeng Ngalle bagaimana satu dua tahun ke depan sudah dapat dipastikan jalan ini sudah hancur. Daeng Ngalle sangat berharap penegak hukum segera mengambil langkah menyelidiki dugaan adanya permainan kontraktor dengan pihak Dinas terkait. Demikian kekesalan Daeng Ngalle yang disampaikan pada Sabtu (13/07/2019) kemarin. natsir tarang

Tinggalkan Balasan