Krimsus PMJ Bongkar Sindikat Peredaran Obat Kuat Ilegal

JAKARTA, HR – Obat kuat ilegal yang didistribusi RY sebagian besarnya merupakan barang impor. RY mengimpor barang-barang tersebut melalui pelabuhan tikus di Indonesia.
Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiono 
didampingi Kasubdit Indag Ditreskrimsus AKBP Agung 
pada acara press release.
“Dia itu impor lewat pelabuhan tikus. Pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia dimanfaatkan oleh tersangka,” kata Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto di Jakarta, Senin (9/11).
Menurut dia, RY tidak mengimpor obat dalam jumlah banyak sekaligus. Obat kuat itu diimpor secara berkala sehingga stoknya terjaga.
Beberapa merek obat kuat yang diimpor RY adalah American Love Viagra, Sexlove, African Black Ant dan lainnya.
Kemudian untuk distribusi di dalam negeri, RY melakukannya dengan menggunakan jasa ekspedisi atau jasa pengiriman barang resmi.
“Jadi dia sistemnya itu menawarkan dan menerima pesananan juga. Dikirim antarkota pakai ekspedisi resmi, tetapi kecil-kecil,” kata Agung.
Selama ini, menurut dia, obat kuat ilegal yang didistribusikan RY tidak pernah dipermasalahkan ekspedisi resmi sehingga bisnis RY bisa berjalan sampai dia ditetapkan tersangka.
“Ini sisi kelemahannya di Indonesia. Barang-barang yang dilarang cuma narkotika, peledak dan barang berbahaya lainnya,” kata Agung.
Dalam satu bulan, omzet RY mencapai Rp 250 juta. RY menjual obat kuat ilegal ke beberapa daerah, yakni Tangerang, Balaraja, Rangkas Bitung, Serang, Cilegon, Lampung dan Surabaya. ferry/nel

Tinggalkan Balasan