Konsulat Jenderal Australia di Bali Kembali Selenggarakan Direct Aid Program

DENPASAR, HR – Dalam menanggapi adanya pandemi covid-19 yang berdampak pada aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat, Konsulat Jenderal Australia di Bali kembali menyelenggarakan Program Bantuan Hibah Langsung atau Direct Aid Program (DAP) dengan menyasar pada rencana respon pembangunan dampak pandemi bagi komunitas rentan seperti perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Sebelumnya, DAP telah dilaksanakan di beberapa wilayah mencakup wilayah sejak 2005. “Program ini berupaya untuk berinvestasi dalam proyek-proyek tingkat masyarakat yang akan memberikan hasil pembangunan yang praktis dan nyata di Bali, NTB dan NTT. Sejak 2005, kami
telah mendukung lebih dari 140 proyek dan memberikan lebih dari AUD $ 1 juta dalam bentuk hibah,” terang Konsul Jenderal Australia untuk Bali, NTB dan NTT, Ibu Anthea Griffin.

“Tahun ini, kami akan sangat tertarik pada proyek-proyek yang mendukung respons dan pemulihan
COVID-19, dengan fokus kuat pada perlindungan komunitas yang paling rentan,” lanjut Griffin.

Ia turut menegaskan fokus program pada kesadaran kesehatan masyarakat, sistem kesehatan lokal, mempromosikan kohesi sosial, dan proyek yang mengarah pada penciptaan lapangan kerja.

Program Bali’s DAP Tahun 2020-2021 saat ini dalam proses pembukaan aplikasi dan submisi pada 10 November hingga 10 Desember 2020, kelompok masyarakat yang berminat dapat mengakses formulir submisi pada laman https://bali.indonesia.embassy.gov.au. Sebagai catatan, para pendaftar diharapkan dapat memberikan detil program secara rinci dengan hasil capaian yang nyata bagi masyarakat terdampak pandemi.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah mendukung proyek-proyek seperti pembangunan toilet di
Buleleng dan sekolah pop-up tahan gempa di Lombok. Kami juga mendukung proyek-proyek di Bali yang menghasilkan suvenir ramah lingkungan dari sampah daur ulang, daur ulang limbah sabun untuk
pemberdayaan ekonomi, dan mendukung program pemulihan penglihatan dan membantu orang untuk
kembali bekerja,” jelas Griffin.

Dana DAP disediakan untuk kelompok masyarakat dan organisasi non pemerintah yang terlibat dalam kegiatan pembangunan secara nirlaba. Proposal proyek DAP harus memiliki tujuan yang jelas, menunjukkan kebutuhan yang perlu dipenuhi, dan transparan secara finansial.

Loading...

Diharapkan DAP akan membantu mempromosikan prakarsa pengembangan masyarakat berkelanjutan yang membantu masyarakat meningkatkan standar hidup mereka. gina

Tinggalkan Balasan