Komisi I DPRD Nilai Aset Lebih Penting untuk Pendidikan

BANDUNG, HR – Aset milik Pemprov Jabar di jalan Pahlawan No. 70 Bandung dinilai masih lebih penting untuk pendidikan dari pada dialihfungsikan menjadi gedung kesenian bertaraf international, seperti yang direncanakan Pemprov Jabar.
Penilaian ini dikemukakan Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat yang menangani masalah aset pemerintah daerah kepada HR di DPRD Jabar usai melakukan peninjauan aset milik pemprov yang direncanakan dialihfungsikan, Kamis (25/6).
“Rencana itu memang bagus tetapi kalau sampai mengalahkan untuk kepentingan pendidikan yang lebih besar, ya janganlah, pendidikan lebih utama dari pada gedung kesenian. Gedung kesenian cari tempat lain yang ada akses tol, karena itu nanti akan mengundang keramaian!” tegas dia.
Disebutkan, pihaknya sudah meninjau lokasi di Jl. Pahlawan No. 70 Bandung. Dari pengamatannya, ia melihat masih bisa digunakan untuk SMK, dan pelatihan-pelatihannya, serta alat-alat prakteknya pun masih berfungsi 70 persen. “Jadi sangat sayang kalau dihilangkan karena alat-alatnya cukup berat dan sudah dibangun semi permanen,” ujarnya.
Melihat kondisi itu, Syahrir berharap lebih baik dipertahankan karena pendidikan lebih penting. “Gedung kesenian cari tepat lain, yang mudah akses tol, karena itu nanti kan akan mengundang keramaian,” pintanya.
Terkait penilaian aset, ia menjanjikan akan melakukan rapat kerja lagi dengan komisi V dan beberapa dinas yang berkepentingan dengan haL itu. “Mungkin diknas sama kepegawaian, karena disana juga ada PNS dan guru, kalau itu dialihfungsikan mau dikemanakan mereka, itu juga yang harus dipikirkan,” tegasnya.
Dia menjelaskan bahwa aset tersebut masih bermanfaat sekali dan sayang kalau nanti peralatannya dipindahkan, harus ada investasi lagi buang-buang energilah. Jadi memang harus ada solusi terbaik,” pungkas Syahrir. ■ horaz

Tinggalkan Balasan