Jaga Kondusifitas Daerah Melkianus Buka Komsos Pemkab Sintang Dengan Ormas

oleh -52 views
Jaga Kondusifitas Daerah, Melkianus Buka Komsos Pemkab Sintang Dengan Ormas.

SINTANG, HR – Wakil Bupati Sintang Melkianus, S. Sos membuka pelaksanaan kegiatan Komunikasi Sosial antara jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang dengan organisasi kemasyarakatan di Pendopo Bupati Sintang Kalimantan Barat, Selasa (15/11/2022).

Komunikasi Sosial antara jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang dengan organisasi kemasyarakatan dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang dengan tema antisipasi konflik sosial melalui pendekatan kearifan lokal. Komsos dihadiri anggota Forkopimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Instansi Vertikal, pimpinan dan anggota organisasi kemasyarakatan berbasis agama, adat, etnis, pemuda, wanita dan kemahasiswaan.

Wakil Bupati Sintang Melkianus menyampaikan Indonesia merupakan sebuah konstruksi kebhatinan jiwa dan hasrat hidup bersama penduduk nusantara yang terdiri dari beraneka lapis dan ragam budaya serta kearifan lokal masyarakatnya.

“Dengan demikian jelaslah bahwa salah satu elemen yang membentuk negara in! adalah kearifan lokal, nilai-nila] budaya warisan leluhur kita yang sayangnya pada masa kini perlahanlahan-lahan mula! terlupakan. nilai-nilal budaya dan kearifan lokal milik suku bangsa Indonesia inilah yang diolah, ditempa, disaripatikan dan diformulasikan oleh Ir. Soekarno menjadi falsafah bangsa Indonesia yang kemudian kita kenal dengan nama Pancasila,” terang Melkianus.

“Bung Karno telah menempa “benih” kearifan lokal nusantara tersebut sebagai “formula” sekaligus “tameng” kebangsaan. dengan kata lain, Indonesia ada karena hasil rekonstruksi beraneka ragam nilai-nilal budaya dan kearifan lokal masyarakat nusantara yang majemuk dan berbeda yang menjadi sumber kekuatan bangsa dan tidak boleh kita lupakan. Keanekaragaman nilai kearifan lokal bangsa Indonesia ini, menunjukan betapa nilai-nilai dalam lumbung budaya indonesia yang multi etnik, multi kultur dan multi agama ini sungguh beragam dan masih relevan untuk menjadi modal kita bersama dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini,” terang Melkianus.

“Hari ini, Pemerintah Kabupaten Sintang Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang menyelenggarakan kegiatan komunikasi sosial kemasyakatan di Kabupaten Sintang. Saya memberikan apresiasi positif digelarnya kegiatan komunikasi sosial kemasyarakatan antar organisasi masyarakat se-kota sintang yang mengusung tema, “antisipasi konflik sosial melalui pendekatan kearifan local,” terang Melkianus.

“Kegiatan komsos ini harus kita pahami sebagai agenda interaksi sosial untuk membangun kedekatan, menyelami permasalahan, menyampaikan informasi, mempengaruhi dan mengajak bagi anggota organisasi masyarakat khususnya para generasi muda di Kabupaten Sintang untuk melestarikan dan melakukan penguatan nila-lnilal kearifan lokal dalam bingkal negara kesatuan republik Indonesia,” terang Melkianus.

“Dengan kegiatan ini pula, diharapkan akan lebih terbangunnya komunikasi maupun penyebaran informasi yang berharga tentang pentingnya mengharga nilai-nilai kearifan lokal untuk mencegah terjadinya konflik sosial, sehingga berdampak positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa serta pembangunan di Kabupaten Sintang,” terang Melkianus.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya meminta kepada seluruh peserta komsos ini untuk serius mengikuti rangkaian acara komunikasi sosial kemasyarakatan ini. Seraplah materi yang ada dan ajukan pertanyaan yang kritis sehingga lahir pemahaman yang utuh tentang hal-hal yang berkaitan dengan tema “antisipasi konflik sosial melalui pendekatan kearifan local,” terang Melkianus.

Loading...

“Kepada nara sumber, saya meminta agar dapat menyampaikan materi yang menarik dengan metode yang relevan dengan kapasitas peserta yang berasal dari berbagailatar belakang dan profesi terutama kaum cendekia yang relatif masih muda sebagai agen perubahan di kabupaten sintang. Buatlah peserta komsos ini agar suasana lebih hidup dan proaktif dalam sesi dialog dan diskusi,” tutup Melkianus. tim

Tinggalkan Balasan