Imbas Pandemi Covid-19, Peserta PKH Bertambah

oleh -45 views
Basyarudin, Korcam Pendamping PKH Kecamatan Sepatan Timur.

TANGERANG, HR Pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya jumlah masyarakat miskin. Apalagi, jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan akibat terdampak Covid-19 terus meningkat. Peningkatan jumlah masyarakat  miskin tersebut setidaknya terjadi di wilayah Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Menurut Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Sepatan Timur, Basyarudin kepada Harapan Rakyat, Kamis (27/8/2020), update terbaru peserta PKH mengalami kenaikan dari 1.800 menjadi 2.000 kepala keluarga (KK).

Kenaikan sebanyak 200 KK peserta PKH tersebut, kata Basyarudin, selain karena bertambahnya masyarakat miskin dampak dari pandemi Covid-19 juga setelah dilakukan perbaikan atau upgrade data dari komputer yang hilang. “Dapat bansos dari pemerintah pusat kaitan pandemi Covid-19, sekarang kondisinya susah dan akan diikutsertakan dalam PKH,” ujar Basyarudin.

Ditambahkan, masyarakat peserta PKH itu tersebar di Desa Lebakwangi Gempolsari, Jatimulya, Sangiang, Pondok Kelor, Kampung Kelor, Kedawung Barat dan Tanah Merah. Beberapa waktu lalu, menurut Basyarudin, sebanyak
154 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari empat desa yakni, Desa Tanah Merah, Desa Sangiang, Desa Jatimulya dan Desa Gempol Sari, telah menerima dana PKH dari Kemensos yang disalurkan oleh pihak bank BRI di Aula Kantor Kecamatan Sepatan Timur, berjalan tertib, aman, kondusif dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Menurutnya, data terpadu kesejaterahan sosial (DTKS) yang dikeluarkan dari Kemensos akibat dampak pandemi Covid-19 menyebabkan permasalahan baru karena munculnya reaksi dari warga akibat mereka terdata di program bantuan yang lain tapi mereka juga tidak mendapatkan manfaat dari program tersebut karena belum menerima buku rekening dan kartu KKS.

Loading...

“Kami berserta tim pendamping desa meminta pihak Kemensos, Dinsos Kabupaten Tangerang dan Bank Imbara yang hal ini diwakili oleh bank BRI, mendesak agar secepatnya KPM tersebut dibuatkan buku rekening dan kartu KKS-nya, dan hari ini suara kami didengar dan ada penambahan dari KPM yang sudah lansia juga mendapat haknya,” jelas Basyar. zn

Tinggalkan Balasan