HIPMI Majalengka Gelar Workshop Membedah Masalah Mencari Solusi Bagi Dunia Usaha Terdampak Covid-19

oleh -27 views
HIPMI Majalengka Gelar Workshop Membedah Masalah Mencari Solusi Bagi Dunia Usaha Terdampak Covid-19.

MAJALENGKA, HR – Pandemi Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus corona membawa masalah baru ke semua sektor usaha. Mulai dari pelaku usaha rumahan hingga perusahaan besar ikut merasakan dampak ekonomi dari pandemi ini.

Menyikapi ekses pandemi itu terhadap iklim dunia usaha di Majalengka, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Majalengka menggelar workshop bertajuk “Membedah Masalah Mencari Solusi,” Selasa (19/05/2020) malam.

Ketua HIPMI kabupaten Majalengka Muhammad Afzal, SP menyebutkan, melalui workshop itu berbagai stakeholders pelaku dunia usaha mulai dari UMKM, koperasi, komunitas pedagang kaki lima, pelaku usaha jasa kontruksi dipertemukan langsung dengan beberapa dinas terkait pemerintah daerah kabupaten Majalengka dan akademisi serta menghadirkan pihak perbankan BJB untuk mengutarakan keluh kesahnya yang kemudian didiskusikan secara bersama untuk menuai solusi.

Afzal mengatakan, forum tersebut bentuk konsen langkah awal dari HIPMI Majalengka dalam memfasilitasi permasalahan yang cukup komplek yang dialami para pelaku dunia usaha di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini suatu gerbang awal keterbukaan pengambilan kebijakan atau regulasi yang dikeluarkan oleh Pemda Majalengka dalam situasi pandemi Covid-19 ini bisa disingkronisasikan dengan keinginan dari penerima kebijakan itu sendiri (para pelaku usaha-red),” ungkapnya.

Hal ini, lanjut Afzal, tentunya sesuai dengan yang diharapkan yaitu agar tidak terjadinya kesalahpahaman terhadap aturan yang dikeluarkan pemerintah setempat sehingga kebijakan yang dikeluarkannya tersebut efektif dan efesien.

“Melalui forum ini mudah-mudahan bisa membawa solusi kongkrit terhadap ekonomi atau pelaku usaha yang terdampak akibat Covid-19. Untuk itu, dari hasil diskusi ini bisa dijadikan saran masukan terhadap pemangku kebijakan untuk mengambil keputusan,” ujarnya.

Dari problematika yang teridentifikasi selama diskusi berlangsung di antaranya dari dunia bidang jasa kontruksi seperti yang diutarakan oleh salah satu anggota asosiasi menginginkan adanya suatu kelonggaran dalam hal kredit dengan pihak perbankan.

“Hal ini juga akan dikaji oleh pihak BJB, tadi hasil masukan dari rekan asosiasi jasa kontruksi akan dibawa ke pusat untuk didiskusikan barangkali bisa dikeluarkan satu kebijakan yang bisa menguntungkan kedua belah pihak.

Ketua HIPMI kabupaten Majalengka Muhammad Afzal SP yang didampingi sekertaris umum HIPMI Majalengka Muhammad Yogi Prayogi, SH menambahkan workshop ini diskusi mencari solusi awal, “kami pun akan komunikasi dengan HIPMI Jabar untuk melakukan audiensi dengan BJB pusat karena problem ini tidak hanya di rasakan oleh pelaku dunia usaha di kabupaten Majalengka saja, melainkan berdampak pada pelaku dunia usaha kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat,” tutupnya.

Kemudian ditambahkan Sekretaris umum HIPMI Majalengka, Muhammad Yogi Prayogi, SH mengutarakan, kegiatan workshop tersebut merupakan media untuk menemukan titik terang dalam memecahkan permasalahan.

“Acara ini tentunya merupakan agenda awal sekaligus permulaan langkah ke depan. Kita akan terus mengawal dan memfasilitasi problem-problem pelaku usaha yang terkena dampak Covid-19,” ungkapnya.

Hasil diskusi dari beberapa bidang atau latar pelaku usaha akan diresumekan secara terstruktur kemudian akan dikomunikasikan kepada pemangku anggaran.

“Hasil dari pertemuan ini akan kami diskusikan ke Bupati, karena banyak ide-ide luar biasa yang memungkinkan bisa menjadikan solusi untuk para pengambil keputusan atau kebijakan,” tuturnya.

Yogi berharap, hal ini agar dapat diapresiasi oleh pemerintah setempat sehingga apa yang menjadi keinginan di bawah dapat tersingkronisasi dan terwujud sesuai yang diinginkan oleh para pelaku usaha di Majalengka.

Loading...

Di sela acara berjalan itu pun dipaparkan pula penyampaian secara transparansi tentang rincian alokasi sebesar Rp 94 miliar Pemkab Majalengka untuk penanggulangan Covid-19 yang disampaikan oleh Kabag Anggaran BKAD Majalengka, Budhy Setiawan, SH., M.Si, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Majalengka, DR. Ir. H. Sadili, M.Si dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Majalengka. lintong situmorang

Tinggalkan Balasan