Harga Sawit Murah Petani Sengsara

TANJABTIMUR, HR – Turunnya harga sawit yang sangat drastis sangat berdampak kepada para petani sawit yang ada di wilayah timur. Dengan harga yang sangat murah membuat seluruh petani menjadi tidak dapat berbuat apa apa, karena harga pupuk yang akan dibeli untuk sawit yang telah ditanamnya lebih mahal.
Atin dan wahono, serta beberapa warga di Desa Lambur 2 Kecamatan Muara Sabak Timur, saat ditemui HR belum lama ini mengutarakan harga sawit turun sejak 10 hari yang lalu, dengan harga Rp.600 per Kg, dan kita tidak tahu apakah kedepannya harga akan naik atau turun lagi.”Bagaimana kita mau senang mas, kalau harga sawit ini sangat murah kita terima,”ucap Wahono.
“Saya memang mempunyai kendaraan untuk mengangkut hasil tani berupa sawit untuk daerah lambur, tapi saya juga butuh dana untuk membayar uang angsuran mobil ini, sedangkan gaji supir untuk membawa sawit ini ke perusahaan sebesar Rp.250 ribu. Sedangkan harga sawit di perusahaan Rp.950/Kg. Jadi kita harus beli sawit para petani senilai Rp.600, baru kita bisa mendapatkan hasil mas,” imbuh Atin.
Dan bapak bisa lihat sendiri mengapa sawit itu pada stanby di depan rumah masyarakat. Karena daya jual masyarakat sangat murah, dan tidak sesuai dengan upah yang akan dikeluarkan oleh para petani sawit, jadi sawit terpaksa trex untuk beberapa waktu, menanti harga sawit kembali normal,”sambungnya. ■ ardi

Tinggalkan Balasan