Giri Prasta Tandatangani Prasasti di Puri Penarungan

oleh -606 views

BALI, HR – Beberkan Program Gaji untuk Lansia Diatas Umur 70 Tahun, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menandatangani prasasti saat menghadiri peresmian tembok penyenker Puri Penarungan, Desa Penarungan, Mengwi, Sabtu (10/3).

Hadir pada acara tersebut, tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Camat Mengwi I Gst Ngr Jaya Saputra, Perbekel Penarungan, Bendesa Adat dan prajuru Banjar Adat serta masyarakat se-Desa Penarungan dan Cemenggon.

AA Gede Putra selaku Penglingsir Puri Penarungan mewakili Angga Puri menjelaskan bahwa pembangunan tembok penyengker Puri ini bisa terlaksana berkat bantuan dari Pemkab Badung.

“Pembangunan penyengker ini bisa rampung berkat bantuan Bapak Bupati Badung yang memberikan bantuan BKK (Bantuan Keuangan Khusus). Total pembangunan ini menghabiskan dana Rp900 juta,” ujarnya.

Dikatakan juga bahwa pasemetonan Merajan Puri Penarungan terdiri dari 30 kepala keluarga dengan 132 jiwa. Mewakili angga puri, Agung Putra menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Bupati Giri Prasta. Pasalnya, kebijakan Bupati asal Pelaga ini benar-benar dirasakan keberadaannya oleh masyarakat Badung.

“Berkat Pak Bupati masyarakat Badung sejahtera. Kami mewakili angga puri siap mendukung segala kebijakan dan program pemerintah Kabupaten Badung,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Bendesa Adat Penarungan, Made Widiada. Menurutnya keberhasilan pemerintahan Badung tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Badung, namun juga Bali.

“Di Penarungan bantuan Bapak Bupati sudah sangat luar biasa, tidak hanya membantu wantilan tapi juga pembangunan yang lain. Jadi tidak berlebihan kalau masyarakat Penarungan selalu mendukung Bapak Bupati,” ujarnya.

Widiada pun mengajak masyarakat Penarungan untuk selalu mendoakan agar pemerintahan Giri Prasta ini berjalan lancar sehingga bisa berbuat lebih lagi untuk masyarakat Badung.

“Selaku masyarakat kami mendoakan Bapak Bupati selalu sehat, sehingga bisa terus bekerja untuk masyarakat Badung,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Giri Prasta memuji bersatunya angga puri dengan masyarakat Penarungan. Kata dia persatuan ini harus terus dijaga.

“Kami bangga Puri dan masyarakat di Penarungan bersatu. Ini artinya masyarakatnya sejahtera,” ujar Giri Prasta.

Dengan persatuan yang ada ini, lanjut bupati, pihaknya tidak akan canggung dalam memberikan bantuan dan motivasi untuk desa ini. “Kalau sudah bersatu, untuk urusan pembangunan pemerintah yang menanggung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia pun membeberkan alasan memberikan bantuan kepada puri yang ada di Badung. Puri menurut dia adalah salah satu benteng pelestarian adat dan budaya yang ada di Bali jadi harus dilestarikan sehingga tetap ajeg. Ini juga sudah menjadi komitmennya untuk melestarikan seni, adat, budaya dan agama Hindu melalui program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima skala prioritas.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta juga mengungkapkan salah satu program barunya, yakni memberikan santunan kepada para lansia yang berumur lebih dari 70 tahun. Pemberian gaji kepada lansia ini kata dia tengah dibahas dan segera akan direalisasikan. “Program ini tidak ada di Indonesia kecuali di Badung. Masyarakat umur 70 atau 72 keatas akan kami gaji, sekarang kami sedang buatkan legal opinionnya. Ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kami pada orang tua, sehingga hari tua mereka bahagia,” tukas Giri Prasta.

Loading...

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menandatangani prasasti saat menghadiri peresmian tembok penyengker Puri Penarungan, Desa Penarungan, Mengwi, Sabtu (10/3). ans

Tinggalkan Balasan