Dukung Upsus Siwab, Dinas Peternakan Provinsi Jatim Bagikan Plastik Sheet dan Glove

oleh -237 views

SURABAYA, HR – Dalam rangka melaksanakan Program Nasional UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting), yang meliputi kegiatan Inseminasi Buatan (Kawin Suntik), Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) dan pelaporan kelahiran. Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memiliki tanggung jawab untuk dapat memenuhi target nasional kegiatan sejumlah 43%, dengan melaksanakan akselerasi pencapaian kegiatan melalui inovasi INTAN SELAKSA (Inseminasi Buatan Sejuta Lebih Anakan Sapi).

Daya dukung kegiatan lapangan yang diberikan oleh Dinas Peternakan kepada 1.438 petugas optimalisasi reproduksi di 34 Kabupaten/Kota yang mengikuti program UPSUS SIWAB, yaitu dengan membagikan plastik sheet sebanyak 34.000 pak dan plastik glove 15.000 pak.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Drh. Wemmi Niamawati, MMA. pada kesempatan yang terpisah menyatakan bahwa Jawa Timur yang mempunyai tanggung jawab sebagai lumbung ternak nasional dalam pelaksanaan program UPSUS SIWAB tahun 2019 sampai dengan bulan September 2019, telah berhasil melaksanakan kegiatan Inseminasi Buatan dengan capaian 114% atau 1.484.647 dosis dari target kegiatan 1.300.000 dosis, serta kegiatan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) dengan hasil positif (bunting) mencapai 73% atau sejumlah 661.871 ekor dari target 910.000 ekor.
Data tersebut berdasarkan laporan petugas pelaksana lapangan secara real time melalui system iSHIKNAS.

Hal ini membuat Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yakin bahwa di akhir tahun 2019 target kegiatan akan dapat terpenuhi 100%. Wemmi juga menambahkan bahwa kelahiran ternak di Jawa Timur yang telah terlaporkan mencapai 2.800 ekor/hari.

Loading...

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala UPT Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Dr. Drh Iswahyudi, MP. menyampaikan bahwa total kelahiran hasil UPSUS SIWAB (kawin suntik gratis) se-Jawa Timur pada tahun 2017 s.d 17 September 2019 sebanyak 2.539.627 ekor atau setara dengan 20 triliun rupiah (harga pedet lepas sapi hasil kawin suntik @ Rp. 8 juta). Oleh karena itu program ini harus didukung dan diupayakan keberlanjutanya. ian

Tinggalkan Balasan