DPRD Minta Pemkot Kaji Ulang Penataan Pasar Pagi Pangkalpinang Yang Kian Semraut

oleh -533 views
oleh
DPRD Minta Pemkot Kaji Ulang Penataan Pasar Pagi Pangkalpinang Yang Kian Semraut.

PANGKALPINANG, HRPasar pagi atau pasar kampung melayu Kota Pangkalpinang, kian hari kian semraut dikeluhkan warga.Pasar yang biasanya ramai setiap pagi itu semakin tak tertata lagi.

Jalanannya becek, pedagang membentangkan jualan di luar gedung pasar. Tak jarang yang hingga ke jalanan utama.

Mendengar hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Rio Setiady meminta Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mengkaji ulang terkait penataan Pasar Pagi yang saat ini terlihat kumuh.

“Kami sudah berkali-kali menyoroti pasar pagi ini, karena sudah sering direhab  dengan anggaran yang besar tapi hasilnya selalu diluar dugaan,” ujar Rio kepada media, Kamis (18/1/2024).

Rio menegaskan, Pemkot Pangkalpinang pun berencana untuk kembali merehab Pasar Pagi, tapi dia meminta sebelum itu Pemkot haruslah mengkaji ini dengan serius.

“Harus ada pengkajian yang serius, jangan sampai uang habis berkali-kali tapi hasilnya tidak ada, Pasar Pagi tetap terlihat kumuh,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, apa yang harus dilakukan Pemkot Pangkalpinang bersama dengan UPT Pasar Pagi untuk menangani situasi Pasar Pagi saat ini, yang pertama ialah mengevaluasi masyarakat dan pedagang.

“Ketika sudah menjadi pasar harus ada evaluasi baik pedgangnya, dari masyarakat sekitarnya, untuk itu kita minta ada sebuah pengkajian jangan sampai kondisi seperti ini dianggap biasa,” ujarnya.

Ia pun membandingkan dengan Pasar Higienis Pangkalpinang dimana semua tertata rapi dan tidak becek.

“Kita sering ke Pasar Higienis nah di situ bagus ada yang jual daging semua daging, ikan semuanya ikan, ada juga tempat buah, dan itu tidak becek,” katanya.

Dia juga menilai jika sebenarnya Pasar pagi itu cukup luas dan memadai, tapi tidak ditata dengan rapih, bahkan tata letak toilet pun tidak tahu dimana, parkir tidak tahu dimana.

“Tempo hari tempat parkir di atas sekarang sudah penuh dengan lapak,” ujarnya. Untuk itu harus ada ketegasan dari Pemerintah Daerah untuk ditata ulang, karena pasar pagi ini bukan cuma punya kecamatan atau kelurahan, tapi punya masyarakat,” pungkasnya.

“Pasar itu punya kita semua, karena bukan hanya orang Pangkalpinang saja yang ke sini, tapi Pangkalpinang dan sekitarnya, kami harap Pemerintah memperhatikan kondisi sekitar,” tambahnya.agus priyadi

Tinggalkan Balasan