MELAWI, HR – Pembangunan Mes SMPN 1 Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi yang dibangun menggunakan sumber dana APBN tahun anggaran 2016 silam yang sempat tidak terselesaikan kini mulai dilanjutkan kembali pelaksanaan pekerjaannya.
Bangunan tersebut sempat menjadikan buah pertanyaan publik Kabupaten Melawi, kenapa tidak, pasalnya adanya pembangunan tersebut tidak memasang plang proyek sama sekali terkesan tertutup.
Konon bangunan tersebut nyaris tidak diselesaikan pekerjaanya justru menyisakan hutang terhadap tenaga kerja setempat.
Abang Damsik AS selaku Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Melawi sempat gerah dikarenakan sama sekali tidak bisa mendapatkan informasi, sebenarnya proyek tersebut asal sumber dana dari mana, kontraktornya PT/CV apa dan pagu dananya berapa?
Rabu (27/2), tim media wawancara langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi, Joko Cahyono. Kadisdik membenarkan adanya pembangunan mes tersebut.
Ditanya sumber dana dari mana dan perusahaan apa yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Joko Cahyono tidak bisa memberikan keterangan dan beliau juga berharap pembangunan tersebut agar bisa diselesaikan.
Jumat (2/3), tim media didampingi Bendehara Komcap LP-KPK Kabupaten Melawi melakukan investigasi langsung kelapangan, dan memang benar ada kegiatan lanjutan pekerjaan.
Kegiatan tersebut, menurut keterangan perwakilan pelaksana lapangan bahwa dirinya hanya menerima perintah untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya terbengkalai.
“Itu semua menjadi tanggung jawab kontractor pelaksana, kalau tidak perusahaan kami akan di blacklist,” paparnya.
Yang sangat membingungkan dirinya juga mengaku lupa apa nama perusahaan pelaksana tersebut.
Abang Damsyik AS memaparkan secara tegas, seharusnya pemerintah/pejabat penentu kebijakan mengambil sikap tegas terhadap perusahaan/kontraktor yang tidak taat aturan. abd