Diduga SPBU Kalappo Main di BBM Bersubsidi

oleh -62 views
Diduga SPBU Kalappo Main di BBM Bersubsidi.

TAKALAR, HR – Sebagaimana Berita yang diRilis oleh Media MPKNews.com.sebelumnya, awalnya petugas SPBU terciduk mengisi Jerigen oleh salah seorang wartawan dengan gerakan refleks sang wartawan langsung mengambil gambar namun Orang yang mengisi jerigen tersebut tak mau dirinya di Foto sehingga terjadi penganiayaan kepada wartawan yang bernama Arif  pada hari Jumat (31/1/2020).

Dengan beredarnya di beberapa media online terkait Dugaan Penganiayaan seorang Journalist di SPBU Kalappo Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, konfirmasi ke pihak SPBU Kalappo.

Pihak SPBU No 74.922.01 Kalappo,  melalui pengawas sip pagi Rian Syaputra, yang di konfirmasi di kantornya, mengaku kalau dirinya sama sekali tidak melihat dan tidak tahu kalau ada kejadian seperti yang dimaksudkan, tetapi mengakui kalau SPBU Kalappo melakukan Penjualan Melalui jerigen.

Saya tidak melihat penganiayaan tersebut, meskipun saya adalah pengawas pagi di sini, karena kemarin saya ada dimesjid disebelah untuk mengawasi penimbunan di situ,dan Kami memang melakukan penjualan melalui Jerigen untuk Petani sebesar 50 liter,” ujarnya. Rian Syaputra Sabtu, (1/2/2020).

Rian Syaputra menambahkan kembali “Saya juga tidak mendapat laporan dari karyawan yang bertugas kemarin kalau ada insiden seperti itu,  makanya saya tidak tahu pak, karena manager juga sekarang lagi tidak ada pak, dia sekarang lagi melayat ke orang meninggal,”  ujarnya.

Saat media ini meminta agar dia bisa membuka CCTV untuk melihat pelakunya, Rian Syaputra malah berkilah kalau dirinya tidak tahu caranya membuka itu CCTV.

Loading...

“Saya tidak tahu dan tidak mengerti cara buka itu CCTV pak, karena saya orang baru disini, baru sekitar 1 bulan bekerja di sini,” tutup Rian sejumlah wartawan media Online maupun media Cetak minta kepada pengawas Pertamina bagian Pemasaran agar menindak lanjuti penjualan Bahan Bakar  minyak bersubsidi pada SPBU yang ada di Sulawesi. natsir tarang

Tinggalkan Balasan