Dandim Sintang Jelaskan Peran Perempuan Tangkal Faham Ekstrim

SINTANG, HR – Dandim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan memberikan materi pada acara Rapat Kerja Fatayat NU Cabang Sintang, yang digelar di Aula Makodim 1205/Sintang,Kalimantan Barat, Sabtu (03/04/2021).

Dandim memberikan materi tentang Peran Perempuan dalam Menangkal Faham Ekstrim, mengingat beberapa hari yang lalu telah terjadi aksi yang diduga teror oleh perempuan di Mabes Polri.

Dandim menjelaskan bahwa, radikal memiliki akar kata Radiks yang berarti mengakar atau mendalam, sementara dari sudut agama, memahami atau mengamalkan suatu ajaran agama secara mendalam dan mengakar memang sudah semestinya dilakukan oleh masing – masing pemeluk.

“Akan tetapi, yang perlu diperangi bersama – sama adalah ekses negatif yang muncul dari penyikapan sesuatu yang radikal tersebut yang diwujudkan dengan pemaksaan kehendak dengan menghalalkan segala cara, sehingga “Thatorruf” (Eksteimisme) atau pemaksaan kehendaklah yang perlu dicegah, bukan Radikalnya,” lanjutnya.

Foto bersama disela-sela Dandim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan memberikan materi pada acara Rapat Kerja Fatayat NU Cabang Sintang yang digelar di Aula Makodim 1205/Sintang,Kalimantan Barat, Sabtu (03/04/2021).
Loading...

“Sebagai perempuan haruslah mengoptimalkan peran sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak yang dilandasi dengan ajaran Islam serta memberikan tauladan kepada anak, sebab kepribadian anak terbentuk lebih banyak dipengaruhi oleh sosok ibu dalam rumah tangga, agar anak memiliki kepribadian yang mulia,” ujar Dandim.

“Untuk itulah output dan outcome positif yang dihasilkan, akan dapat menangkal hal negatif (faham ekstimisme),” pungkas Dandim. tim

Tinggalkan Balasan