LAMSEL, HR — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meninjau langsung proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kamis (8/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional berjalan sesuai perencanaan dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat nelayan.
KNMP merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menata kawasan pesisir agar lebih sehat, layak huni, aman, dan produktif.
Dalam kunjungan itu, Bupati Egi mengecek secara detail progres pembangunan serta menekankan pentingnya kualitas pekerjaan, baik dari sisi fungsi bangunan maupun keberlanjutan kawasan.
Menurut Bupati Egi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Hari ini kita meninjau langsung Kampung Nelayan Merah Putih. Pembangunan ini selaras dengan program Presiden RI untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan melalui penataan kawasan yang lebih modern dan terpadu,” ujar Radityo Egi Pratama.
Selain aspek estetika, Bupati Egi juga memberi perhatian serius pada faktor keamanan bangunan, terutama dari potensi bencana alam seperti banjir rob dan pasang air laut. Ia meminta seluruh konstruksi benar-benar memperhitungkan kondisi geografis wilayah pesisir.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Proyek KNMP PT Adhi Karya (Persero) Tbk., Candra, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan langkah mitigasi dengan meningkatkan elevasi lahan kawasan.
“Kami melakukan urugan tanah hingga mencapai elevasi tertentu, sehingga posisi bangunan berada lebih tinggi dari permukaan air laut maupun jalan di sekitarnya,” jelas Candra.
Ia menambahkan, kawasan yang sebelumnya rendah kini telah ditimbun hingga sekitar dua meter sebagai standar keamanan jangka panjang agar lingkungan permukiman tetap aman dan nyaman bagi warga.
Selain sebagai kawasan hunian nelayan, KNMP juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata pesisir baru di Lampung Selatan.
Untuk mendukung hal tersebut, Bupati Egi memberikan arahan khusus terkait penataan aksesibilitas kawasan, terutama penyediaan lahan parkir yang memadai dan mudah dijangkau pengunjung.
“Saya ingin lokasi parkir dibuat sedekat mungkin dengan titik wisata. Akses yang mudah akan membuat wisatawan nyaman dan tertarik berkunjung,” tegasnya. santi








